Tampilkan postingan dengan label Dunia Bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Bola. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Februari 2015

Gol Terindah dan Tercantik yang pernah ada



Gol Terindah dan Tercantik yang pernah ada


Mungkinkah MU ke Liga Champions? Ini Hitungannya

Manchester United (MU) sedang memasuki masa krusial jelang berakhirnya kompetisi Liga Premier Inggris. Maklum mereka terancam tak bisa ikut ke Liga Champions musim depan karena poin persaingan ketat memperebutkan posisi empat besar.

Saat ini MU berada di posisi keempat klasemen dengan 47 poin dari 26 laga. Posisi ini tentu sangat tidak aman.

Pasalnya, peringkat ketiga hingga ketujuh klasemen hanya berselisih empat poin. MU sendiri ditempel ketat Soton, Liverpool, dan Tottenham yang masing-masing terpaut satu, dua, dan tiga angka.

Liga Premier Inggris sendiri tinggal menyisakan 12 laga. Dan rata-rata klub yang finis di peringkat empat besar minimal mempunyai 72 poin.

MU vs Liverpool


Artinya MU harus menang delapan kali, tiga kali imbang dan hanya boleh sekali kalah 12 laga tersisa. Sehingga pada akhir musim mereka bisa mengumpulkan 74 poin.

Namun tidak mudah untuk mewujudkan target tersebut. Pasalnya lawan-lawan di 12 laga tersisa tidaklah mudah.

Wayne Rooney dan kawan-kawan masih harus menghadapi beberapa big match. Yakni melawan Tottenham, Liverpool, Manchester City, Chelsea, dan Arsenal.


MU vs Liverpool


Jadwal Tersisa MU:

28 Feb: Sunderland (K)

4 Maret: Newcastle (T)

15 Maret: Tottenham (K)

22 Maret: Liverpool (T)

4 April : Aston Villa (K)

12 April : Man City (K)

18 April: Chelsea (T)

26 April: Everton (T)

2 Mei : West Brom (K)

9 Mei: Crystal Palace (T)

16 Mei: Arsenal (K)

24 Mei: Hull (T)



3 Sosok Kunci Kesuksesan Arsenal yang "Berdarah" Monaco

Babak 16 besar Liga Champions mempertemukan Arsenal dengan AS Monaco pada Kamis (26/2/2015). Laga keduanya seperti laga antar saudara mengingat kedua tim ini memiliki kedekatan yang spesial.

Arsene Wenger memulai petualangannya di Liga Inggris usai menjadi manajer Arsenal di tahun 1996. Kedatangan Wenger langsung membuat The Gunners menjadi tim yang disegani di sepak bola Inggris, bahkan Eropa.

Selain berkat tangan dingin The Professor, Arsenal juga diuntungkan dengan kedatangan Thierry Henry. Ia berhasil menjadi ikon klub dan meraih banyak gelar di Inggris.

Henry bukan satu-satunya bintang asal Prancis yang merapat ke Arsenal pada era 90an. Eks gelandang Timnas Prancis, Emmanuel Petit menjadi salah satu pemain Prancis yang memberi dampak besar bagi perkembangan The Gunners.

Namun tahukah Anda, dari tiga nama tersebut, ketiganya adalah sosok yang juga meraih sukses bersama AS Monaco? Bahkan mereka menjadi sosok penting saat masih membela Monaco.

Emmanuel Petit , Thierry Henry dan Arsene Wenger


1. Arsene Wenger

Arsene Wenger sempat menangani AS Monaco di tahun 1987 hingga 1994. Kebijakan transfer Wenger saat itu banyak dipuji. Pasalnya ia berhasil mendatangkan pemain murah dan menjadikannya sebagai pemain bintang dengan harga mahal.

Bersama Monaco, Wenger sukses meraih gelar Ligue 1 dan Coupe de France.


Arsene Wenger


2. Thierry Henry

Thierry Henry bergabung dengan AS Monaco saat masih remaja. Ia sukses mencuri perhatian pencari bakat, Arnold Catalano. Performa Henry meningkat pesat saat ditangani Arsene Wenger di Monaco.

Wenger mengubah posisi Henry yang saat itu sebagai penyerang sebagai winger kiri. Menurut manajer asal Prancis itu, Henry memiliki skill individu yang tinggi dan lebih efektif jika digunakan di posisi winger.

Bersama Monaco, pria asal Prancis itu sukses meraih gelar Ligue 1. Akhirnya pada tahun 1999, Henry kembali berjodoh dengan Wenger. Keduanya bertemu di Arsenal dan meraih banyak penghargaan di sana.


Thierry Henry



3. Emmanuel Petit

Gelandang asal Prancis, Emmanuel Petit, memulai karier profesionalnya bersama AS Monaco. Ia memperkuat Monaco di tahun 1988 hingga 1997.

Pria yang identik dengan rambut kuncir itu sukses menjadi pilihan utama di skuat Monaco. Ia menjadi 'pemain kesayangan' Arsene Wenger di Monaco.

Bahkan saat The Professor pindah ke Arsenal, Petit turut ikut serta dan tetap menjadi pilihan utama di skuat The Gunners.


Emmanuel Petit

Statistik Buktikan Moyes Lebih Hebat dari Van Gaal

David Moyes


Manchester United untuk sementara  menempati posisi keempat klasemen sementara Liga Primer Inggris. Meski MU telah mencapai empat besar, kritikan terus menghujani tim berjuluk Setan Merah ini.

Performa Louis van Gaal masih sering dipertanyakan. Sejak menjadi manajer di Old Trafford, Van Gaal selalu menjadi sorotan media.  (sumber)

Bahkan, banyak pihak tidak terlalu berharap akan prestasi pelatih asal Belanda ini. Meskipun ada juga yang melihat sebagai sosok yang bisa memperbaiki masalah yang ditinggalkan oleh David Moyes.


Namun, sebenarnya jika dilihat dari statistik, catatan Moyes jauh jauh lebih unggul bila dibandingkan dengan manajer saat ini.

Van Gaal hanya memenangi tiga dari 13 laga tandang terakhir, mencetak 16 gol, dan kebobolan 16 gol. Sedangkan manajer asal Skotlandia berhasil memenangkan 10 dari 18 pertandingan tandang, mencetak 34 gol dan kebobolan 21 gol.


Louis Van Gaal (Liputan6.com/Yoshiro)


Perbedaan terbesarnya adalah Moyes mencapai prestasi ini tanpa harus melakukan transfer besar. Moyes hanya merekrut Juan Mata dan Marouane Fellaini untuk perombakan skuatnya.

Sementara itu, Van Gaal menghabiskan sekitar 150 juta pounds pada pemain baru, tetapi belum mendapatkan prestasi memuaskan atas investasi besarnya itu.

Hanya saja masa bakti Moyes di klub berjalan pendek. Ia dipecat sebelum musim berakhir, meskipun sudah menandatangani kontrak selama enam tahun.

Senin, 23 Februari 2015

Daftar Striker 'Super Mahal' Persib untuk ISL 2015.....Bakal Seru nih...!!

Persib Bandung mengaku sedang mengejar seorang penyerang mahal dari Kroasia, tetapi enggan mengungkapkan identitasnya. Beberapa nama pun muncul. (Sumber)



Menurut beberapa sumber dan situs Persib, ada dua nama penyerang Kroasia yang muncul ke permukaan. Mereka adalah Ivan Krstanovic dan Leon Benko.

Nama yang pertama adalah penyerang asal Kroasia yang terakhir bermain untuk HNK Rijeka di kompetisi kasta tertinggi Liga Kroasia (Prva HNL). Dalam dua musim, 16 gol dicetak Krstanovic dalam 35 pertandingan. Kelebihannya adalah tubuh jangkung setinggi 196 cm.

Nama Krstanovic meroket saat menjadi topscorer Prva HNL musim 2010-2011 dengan 19 gol. Salah satu catatan karir terbaik pria 32 tahun ini ketika membela Dinamo Zagreb pada musim 2011 sampai 2013 dengan 17 gol dalam 44 laga.

Nama kedua lebih mentereng lagi. Benko terakhir membela FK Sarajevo dan sering keluar masuk tim nasional Kroasia sejak 2006 silam, langganan timnas U-21 dan sukses mencatatkan empat caps bersama tim senior.

Pria 31 tahun ini sempat mencicipi karir di Bundesliga bersama FC Nurnberg dan raksasa Belgia, Standard Liege, pada awal karirnya di awal 2000-an. Terakhir, Benko memperkuat FK Sarajevo di Liga Bosnia.

Penampilan terbaiknya pada Prva HNL musim 2012-13 ketika berhasil menjadi topscorer bersama Rijeka. 18 golnya saat itu berhasil mengalahkan catatan Andrej Kramaric yang kini membela Leicester City di Premier League.

Persib sampai saat ini belum mengungkapkan siapa sosok penyerang mahal yang akan direkrutnya. Kalau melihat dari harga, menurut transfrmarket.com, kedua pemain memang berkisar di angka 600.000 Euro atau sekitar Rp8,7 miliar.

Kehadiran penyerang berargo mahal ini diharapkan bisa menambal lini depan Persib untuk Indonesia Super League (ISL) musim 2015. Sampai saat ini, sang juara bertahan memang belum memiliki striker berpengalaman. Siapakah yang akan merapat? Kita nantikan saja. (one)

Sabtu, 21 Februari 2015

6 Pemain Benua Amerika yang Gagal Bersinar di MU

Tidak bisa diragukan lagi jika Manchester United merupakan salah satu klub terbaik di Inggris, bahkan dunia. Klub berjuluk Setan Merah itu mempunyai fans fanatik terbesar di dunia.

MU adalah klub terbanyak meraih trofi Liga Premier Inggris dengan raihan 20 gelar. Setan Merah juga sudah mengoleksi 11 gelar FA Cup serta tiga trofi Liga Champions.

Selain pengoleksi gelar, Setan Merah juga pencetak pemain bintang. MU juga mengincar pemain-pemain bintang demi mendapatkan banyak gelar.

Namun bukan berarti, manajemen Setan Merah jeli dalam mendatangkan pemain berlabel bintang. Setidaknya ada enam pemain asal benua Amerika yang gagal bersinar di Old Trafford Stadium. Siapa saja mereka?

Logo Manchester United


1. Juan Sebastian Veron

Juan Sebastian Veron adalah salah satu gelandang terbaik yang pernah dimiliki Timnas Argentina. Namun, dia gagal menunjukkan sinarnya ketika bergabung bersama Setan Merah.

Pada tahun 2001, MU mendatangkannya dari Lazio dengan harga mahal, yakni 28 juta pound. Tapi selama dua musim bersama tim yang ketika itu dilatih Sir Alex Ferguson, Veron tidak bisa menunjukkan performa bagus.

Fans MU yang melihat penurunan performa pria yang mengakhiri kariernya bersama Estudiantes meradang. Fans MU pun memaksa manajemen Setan Merah menjual Veron.

Tahun 2003, MU pun melepas pria yang kini berusia 39 tahun itu ke Chelsea dengan harga 15 juta pound. Setan Merah rugi 13 juta pound ketika itu.

img_veron-3.jpg


 2. Tim Howard

Tahun 2003, MU mendatangkan Tim Howard dari MetroStars dengan mahar sebesar 4 juta dollar Amerika Serikat. Sir Alex Ferguson berpendapat kalau Howard bisa menjadi kiper nomor satu Setan Merah.

Namun prediksi itu salah. Performa Howard di bawah mistar gawang Setan Merah tidak stabil. Ferguson pun terpaksa merotasi posisi kiper di setiap laga. Kala itu, Howard selalu dirotasi oleh kiper asal Irlandia Utara, Roy Carroll.

Howard hanya empat musim di Old Trafford. Pada tahun 2007, dia dilepas ke Everton. Bersama The Toffess (julukan Everton), Howard malah menjadi kiper yang tangguh. Bahkan, dia sempat banjir pujian di Piala Dunia 2014 ketika mengawal gawang Timnas Amerika Serikat.

Tim Howard

3. Diego Forlan

Striker asal Uruguay, Diego Forlan dibeli MU dari klub Argentina, Independiente, seharga 7 juta pounds pada tahun 2002. Disinyalir bakal menjadi striker maut di Liga Premier Inggris, Forlan malah menjadi pecundang. Dia hanya memberikan satu gol dalam enam penampilan.

Kesal dengan kinerja Forlan, Ferguson pun menjualnya ke Villarreal pada tahun 2004. Bersama klub asal Spanyol tersebut, Forlan malah menjadi predator di kotak penalti lawan. Dia mencetak 54 gol dari 105 pertandingan bersama Villarreal di La Liga.


Diego Forlan


4. Anderson

Gelandang asal Brasil, Anderson didatangkan MU dari Porto pada tahun 2007. Sama halnya dengan Veron, Anderson awalnya digadang-gadang bakal menjadi motor serangan Setan Merah.

Delapan musim di Old Trafford, pria yang kini berusia 26 tahun tersebut tidak menunjukkan perkembangan yang berarti. Anderson lebih banyak menghangatkan bangku cadangan dalam tiga era kepelatihan MU, yakni Ferguson, David Moyes dan Louis van Gaal.

Pada Januari 2015, pria berpostur 176 cm tersebut meninggalkan Manchester dan hengkang ke klub asal Brasil, Internacional dengan harga cuma-cuma.

Anderson


5. Antonio Valencia

Saat kehilangan Cristiano Ronaldo pada tahun 2009, Ferguson melihat winger lincah Wigan, Antonio Valencia. Pada musim pertamanya, Valencia menunjukkan pertanda bakal menjadi Ronaldo baru di Old Trafford.

Namun cedera panjang di musim keduanya bersama MU membuat Performa pemain asal Ekuador tersebut menurun. Hingga saat ini, manajemen MU masih mempertahankannya.

Namun fans MU telah berulang kali mendesar manajemen agar menjual Valencia. Fans Setan Merah menilai gaya permainan pria berusia 29 tahun tersebut sangat mudah dibaca lawan.

 Tumbangkan Everton, Manchester United Kembali ke Empat Besar


6. Radamel Falcao

Striker Timnas Kolombia, Radamel Falcao datang ke Old Trafford pada awal musim 2014-15 dari klub asal Prancis, AS Monaco dengan status pemain pinjaman selama satu musim.

Datang ke Old Trafford dengan status sebagai predator haus gol, Falcao malah tidak bisa berbuat banyak di Liga Premier Inggris.

Hingga saat ini, penyerang berusia 29 tahun tersebut baru mencetak empat gol dari 15 pertandingan Liga Premier Inggris. Hal tersebut menipiskan peluang Falcao untuk menjadi pemain tetap MU.


Radamel Falcao

5 Fakta Tersembunyi Gareth Bale

Gareth Bale saat ini menjelma sebagai salah satu bintang sepak bola terbaik dunia. Segala hal mengenai Bale menjadi menarik untuk dicermati. Namun, ternyata ada beberapa fakta mengenai pemain berkebangsaan Wales yang jarang diketahui publik.

Bale memulai karier profesionalnya dengan bergabung bersama Akademi Southampton. Saat itu dia berposisi sebagai bek kiri. Namun, semuanya berubah tatkala ia bergabung bersama Tottenham Hotspur pada 2007.

Pelatih Spurs kala itu, Harry Redknapp, memberinya posisi baru yakni sebagai sayap kiri. Karier Bale pun melonjak drastis. Selama enam musim menjadi penghuni White Hart Lane, pemain berusia 25 tahun itu tampil sebanyak 203 kali dan mencetak 55 gol.

Prestasi cemerlang Bale membuat Real Madrid kepincut meminangnya. Kala itu, spekulasi seputar harga Bale merebak. Ada yang berpendapat Madrid memboyongnya seharga 100 juta euro. Ada juga yang mengklaim bahwa harga Bale hanya 91 juta euro.

Namun, Bale belum bisa tampil mengesankan di musim perdananya di tanah Spanyol akibat serangkaian cedera. Musim ini, Bale banyak mendapatkan kritik karena kerap tampil angin-anginan.

Gareth Bale

1. Kemenangan Perdana

Gareth Bale mendapatkan kemenangan perdananya usai memperkuat Tottenham Hotspur selama dua tahun dan tiga kali berganti pelatih.

Total, Bale baru mendapatkan kemenangan setelah menjalani 25 pertandingan dan 1,533 menit. Sementara, Bale langsung mencetak gol debut saat melawan Villarreal.


2. Hidup dari Kalangan Keluarga Tak Mampu

Bale melalui masa kecilnya dengan kondisi hidup pas-pasan. Ibunya bekerja sebagai Manajer Operasional. Sementara, ayahnya hanyalah seorang guru pengganti.

Bale kini sudah kaya raya dan tinggal bersama kekasihnya semasa SMA, Emma Rhys-Jones. Keduanya sudah dianugerahi satu orang anak bernama Alba Violet pada 21 Oktober 2012 lalu.

3. Keponakan Chris Pike

Gareth Bale adalah keponakan dari Chris Pike. Sang paman adalah pesepak bola yang terkenal di tahun 90-an. Tercatat, Pike memperkuat tiga klub asal Inggris, Fulham, Cardiff City, dan Gillingham. Dia mencatakan lebih dari 250 penampilan di Liga Inggris.

4. Pemain Termuda

Bale merupakan pemain termuda yang pernah memperkuat timnas Wales. Dia melakukan debut internasional di usia 16 tahun 315 hari menghadapi Trinidad Tobago.

Di usia 25 tahun, Bale sudah menjadi pemain senior dan salah satu kandidat kapten Timnas Wales. Dia sejauh ini mencatatkan 48 caps dan mencetak 14 gol.

5. Eleven of Hearts

Bale punya selebrasi gol khas. Dia membuat gestur hati yang ternyata ditujukan kepada sang kekasih. Selebrasi itu dinamakan Eleven Of Heart. Selebrasi itu pertama kali dilakukannya pada saat membobol gawang Arsenal di musim 2010.

Bale telah mengajukan permohonan hak cipta kepada Intellectual Property Office (IPO) atas selebrasi Eleven of Heart miliknya.