Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 November 2014

Sudah Bertahun-tahun Kerja Tapi Belum Naik Jabatan? Ini Sebabnya!


- Apakah Anda berada dalam posisi sudah lama bekerja tapi belum juga mendapat promosi? Jika iya, pastinya Anda bertanya-tanya apa penyebabnya.
Naik jabatan tentunya penting apabila karyawan sudah bertahun-tahun kerja. Selain untuk pengembangan diri, gaji pun bisa semakin bertambah sesuai dengan jabatannya.

Dalam mempromosikan seorang karyawan, pihak perusahaan biasanya akan memberikan penilaian dengan pengukuran tertentu. Praktisi Human & Resources Development Kurnia Fitra Utama menjelaskan ada tiga hal yang biasanya jadi ukuran perusahaan ketika akan mempromosikan seorang karyawan.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhrcCr9EcBuUsZfRffy0ciSvcPssFFPKt5kFD6eQ-e8-0iwG5u5tXilMbnYyGibaP4wgzQSU4OoZEGhVCm8ZvUf21lyosL8VkvKwhQb8OCtHkoaUAKc7xDsk9p_HB90G_mQY_mxxqCOFH2J/s1600/office-1-448x298.jpg



"Kinerja, kompetensi dan kebutuhan organisasi atau perusahaan itu sendiri, ada atau tidak," ujar pria yang sudah delapan tahun bekerja di bidang HRD itu saat diwawancara wolipop.

Kinerja biasanya diukur dari evaluasi tahunan. Perusahaan akan melihat dari KPI atau Key Performance Indicators, apakah target-target yang ditetapkan berhasil dicapai atau tidak. Sedangkan kompetensi mengukur seberapa baik buruknya kompetensi karyawan dalam melaksanakan pekerjaannya.

Fitra mencontohkan bisa jadi seorang karyawan tidak mendapatkan promosi jabatan meskipun kinerjanya sudah bagus. Hal itu karena secara kompetensi karyawan tersebut belum bisa memenuhi harapan perusahaan. "Kinerjanya sudah bagus. Tapi misalnya dari kompetensi tidak bisa memimpin orang," jelasnya.

Hal serupa juga diungkapkan pakar dari Experd Consultant, perusahaan yang bergerak dalam bidang konsultasi pengembangan sumber daya manusia. Chief Consultan Assessment di Experd Consultant Cherry Zulviyanti Riadi Lukman mengatakan seseorang dengan masa kerja lama bukan berarti bisa langsung menempati tempat yang dipromosikan.

"Ada orang yang sudah lama kerja tapi memang ya kemampuan kompetensinya terbatas, itu tidak bsia dipromosikan ke jabatan yang lebih tinggi," jelas Cherry.

"Ada juga yang masih baru, ibaratnya menempati posisi tersebut karena dia mempunyai ide yang cemerlang, kreatif, inovatif, dan meberikan perbaikan-perbaikan yang bermanfaat untuk perusahanan, pasti dia bisa langsung dipromosikan untuk jabatan yang lebih baik lagi," tambah wanita yang sudah enam tahun bekerja di Experd Consultant itu.

Kondisi lainnya yang menyebabkan seorang karyawan tidak mendapatkan kenaikan jabatan adalah kebutuhan perusahaan itu sendiri. Bisa jadi seorang karyawan yang kinerja dan kompetensinya bagus, tapi terus berada di posisi yang sama bertahun-tahun itu karena perusahaan belum membutuhkannya.

Kalau sudah demikian menurut Fitra, sudah waktunya karyawan tersebut melakukan evaluasi. "Kalau problemnya nggak ada kebutuhan di organisasi. Karyawan itu sebaiknya berpikir, apa ini saat yang tepat untuk mencari kerja di tempat lain," jelas pria lulusan Fakultas Sosiologi Universitas Indonesia itu.

Fitra berpandangan idealnya seorang karyawan melakukan evaluasi diri setiap tiga tahun sekali. Jika sudah tiga tahun bekerja dan merasa dari sisi kinerja maupun kompetensi baik, lihat apakah ada kesempatan untuk mendapatkan promosi jabatan atau tidak. Kalau ternyata tidak ada, mulailah berpikir ulang apakah mau tetap bertahan atau mengembangkan diri di tempat lain.



Sumber : Owunik . blogspot . com - yang unik, emang asyik :)

Berawal dari Magang, Wanita Muda Sukses Jadi Assistant Vice President


Banyak karyawan kantoran yang sudah kerja bertahun-tahun tapi sulit naik jabatan. Tidak demikian dengan wanita berumur 31 tahun, Poppy Nirmala Dewi. Ia mendapatkan promosi jabatan setiap 1,5 tahun sekali sehingga kini bisa menjabat sebagai Assistant Vice Presdient di bank Singapura terkemuka.

Saat diwawancarai wolipop melalui telepon, Poppy berbagi pengalaman mengenai perjalanan kariernya selama delapan tahun usai menyelesaikan pendidikan. Tidak mudah menempati posisi saat ini mengingat usianya yang lebih muda daripada rekan kerja seprofesinya.

"Kalau delapan tahun bekerja untuk posisi yang sekarang sebenarnya terbilang cepat karena normalnya 10 sampai 12 tahun pengalaman baru bisa," jelas Poppy kepada wolipop.

Poppy mengawali karier dengan magang di sebuah perusahaan consumer finance Jakarta pada 2004 selama enam bulan. Kemudian ia bekerja di salah satu bank Inggris ternama sebagai officer. Kinerja serta tanggung jawab wanita yang hobi baca buku ini membuat kariernya menanjak dengan cepat.

Ia diangkat menjadi asisten manajer setelah 1,5 tahun bekerja dan pada 2008, ia telah menjabat sebagai manajer di bank yang sama. Prestasi Poppy ternyata dilirik oleh salah satu bank nasional. Ia kemudian memutuskan bergabung dengan bank tersebut untuk menduduki posisi senior manager.

Poppy belajar banyak hal serta berusaha menjadi pribadi yang semakin baik. Setelah 1,5 tahun bekerja, ia kembali mendapat tawaran menarik dari bank Singapura terkemuka di dunia. Akhirnya ia memutuskan pindah untuk meneruskan karier di bank tersebut.

"Dari (bank Inggris) ke (bank nasional) memang dapat promote, kalau dari (bank nasional) ke (bank Singapura) karena offer yang lebih bagus," papar wanita yang mengambil gelar masternya di Universitas Indonesia itu.

Ternyata kepindahan Poppy dari bank nasional ke perusahaan Singapura yang bergerak di bidang perbankan itu tidak mudah. Ia sempat ditahan, tapi dengan segala hormat Poppy berusaha mengundurkan diri baik-baik. Keluarnya Poppy dari bank tersebut lantas tidak membuat hubungan pertemanan dengan rekan kerja timnya dulu menjadi jauh. Mereka tetap berhubungan baik hingga saat ini.

"Waktu mau pindah dari (bank nasional) sempat ditahan cuma aku bilang tetap mau pindah, tapi sampai sekarang kita masih berhubungan baik sama tim di sana," ujar Poppy menjelaskan.

Awalnya, ia menjabat sebagai senior manager di bank Singapura. Setelah lebih dari satu tahun bekerja, Poppy dipromosikan menjadi Assistant Vice President pada awal 2012. Ia tentu sangat bangga dapat menempati posisi cukup tinggi di perusahaan asing dalam waktu singkat. Promosi jabatan yang diperoleh bukan karena ia mengajukan diri, tapi memang dipilih oleh perusahaan.

"Setiap 6 bulan ada nominasi siapa saja yang berpotensi, kalau berpotensi mereka akan di-review. setiap bagian akan ada nominate, dari semua itu akan dinilai 360 derajat review, siapa yang paling oke itu yang akan naik promosi," jelas Poppy.

Promosi atau naik posisi itu dipertimbangkan berdasarkan review perusahaan. Review tersebut tidak hanya dinilai dari apresiasinya dalam menguntungkan perusahaan secara financial, tapi juga harus bisa menaikkan citra perusahaan.

Poppy menegaskan, selain prestasi yang dihasilkan, seorang karyawan juga harus bisa menjaga tingkah laku serta menjalin hubungan baik dengan rekan lainnya. Sikap seseorang dalam bekerja sama dengan orang lain juga akan mempengaruhi jabatan di perusahaan.







"Benar-benar bisa menempatkan diri di posisi yang tepat, attitude juga berpengaruh sih. Kalau orang yang pintar tapi attitude-nya jelek nggak akan di promote. Dia harus great result dan good attitude," tandas wanita yang hobi yoga dan belanja itu.

Setelah naik jabatan pun Poppy menyarankan supaya tetap menjaga sikap karena biasanya ada saja rekan lain yang tidak suka. Mereka seperti itu karena merasa 'kalah' dengan Poppy yang baru 1,5 tahun sudah menduduki posisi tersebut. Poppy pun tidak mau terlalu pusing memikirkannya. Ia lebih memilih mengabaikan mereka yang tidak suka daripada harus menanggapinya.

Di posisi saat ini, Poppy merasakan perbedaan yang cukup signifikan daripada sebelumnya. Selain tanggung jawab tambah banyak, sikap dan emosionalnya pun harus lebih dijaga. Di samping itu, ia juga berbagi tips sukses naik jabatan.

Bagi karyawan yang ingin mudah mendapatkan promosi jabatan, wanita kelahiran 4 juni 1981 ini memberikan saran agar punya networking yang luas serta tidak malu berbicara di hadapan banyak orang.

"Dia harus rajin, harus punya networking yang oke, proaktif dan punya inisiatif, dan yang paling penting sih dia nggak malu untuk berbicara pendapatnya. Dia harus bisa speak," saran Poppy diakhir perbincangan dengan wolipop.



Sumber : Owunik . blogspot . com - yang unik, emang asyik :)

Selasa, 18 November 2014

Kita Sekolah Buat Siapa?





Untuk Siapa Sih Pendidikanmu?

Menurut Prof. HAR. Tilaar “Pendidikan memiliki dua dimensi yang saling bertautan. Pertama, pendidikan merupakan hak asasi manusia (HAM). Kedua, pendidikan merupakan suatu proses. Sebagai HAM berarti manusia tanpa pendidikan tidak dapat mewujudkan kemanusiaanya, pendidikan sebagai proses berarti manusia tidak dapat terjadi dengan sendirinya, tetapi merupakan suatu proses kemanusiaan dalam kebersamaan dengan sesama manusia.

Pendidikan memang menjadi bagian aktifitas yang tidak dapat terpisahkan dari kehidupan manusia. Mulai dari bayi hingga tua renta, seorang manusia melewati berbagai macam fase pendidikan, mulai dari lingkungan keluarga, kemudian ke lingkungan sekolah, dan mencapai lingkungan yang jauh lebih besar yaitu lingkungan masyarakat.

Saat ini strata pendidikan tertinggi adalah seorang doktor. Baik kaum laki–laki ataupun perempuan banyak yang telah menempuh pendidikan doktor di perguruan tinggi negeri maupun asing. Banyak orang beranggapan kita melalui fase pendidikan tinggi untuk mendapatkan suatu pekerjaan yang layak. Semakin tinggi pendidikan seseorang akan semakin tinggi pula upah kerja yang dapat diterima. Paradigma kerja hari ini bukan lagi usaha untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia, tetapi lebih mengedepankan gengsi, dan kehormatan. Perkara seperti ini tidak jarang mengorbankan sesuatu yang lebih penting untuk dilakukan, terutama bagi para kaum ibu. (BENER BANGET)

Spoilerfor Belajar ?:


Banyak kita temukan dewasa ini “broken home” didasari oleh tiadanya waktu orang tua untuk anak–anak mereka. Orang tua lebih sibuk bekerja, dan menyerahkan anak sepenuhnya kepada pembantu mereka di rumah. Kebanyakan dari mereka adalah orang tua dengan jenjang pendidikan yang tinggi.

Spoilerfor Buka:
Bayangkan seorang ibu yang berpendidikan tinggi, menyerahkan kepada pembantu yang kebanyakan tidak sekolah untuk membina anaknya di rumah. Pendidikan pertama anak di lingkungan rumah tidak mendapatkan pendidikan yang maksimal. Jadilah anak-anak hasil didikan para pembantu, bukan didikan seorang ibu. Pendidikan tinggi yang telah didapatkan oleh kedua orang tuanya terasa menjadi sia–sia jika sang anak malah tidak merasakan manfaatnya sama sekali,karena kedua orang tuanya (terutama ibu) lebih mementingkan pekerjaan dibandingkan membina pertumbuhan anak.

Seandainya saja seorang anak dididik oleh ibu yang bergelar doktor, tentu hasil didikanya akan jauh berbeda dengan didikan seorang pembantu. Lingkungan rumah yang menjadi pondasi dasar pendidikan sang anak harus dimaksimalkan dengan memberikan bimbingan yang terbaik. Dalam hal ini saya sangat sepakat dengan program Ayah Edy yaitu “ Indonesian Strong From Home” (Ane gak tau yg mana progaramnya gan ). Pendidikan anak itu berasal dari rumah (rumah tangga) untuk membangun sebuah rumah baru (rumah tangga).

Pendidikan itu bukan untuk mencari kekayaan dunia, pendidikan juga bukan untuk mendapatkan suatu jabatan yang tinggi. “pendidikan itu harus kita tujukan atau dasarkan pada kebaikan–kebaikan yang telah di tentukan oleh Syariat Islam supaya yang kita didik itu menjadi orang yang sopan atau disebut sebagai bangsa yang mulia dan tinggi derajatnya, “ (KHR. Zainuddin Fananie). Lalu untuk siapa gelar sarjanamu, dirimu, orang lain, atau anak-anak mu?


Jadi kita Belajar untuk siapa '? untuk Hidup kita ? untuk kebanggan org tua kita ? atau untuk keluarga kita berikutnya ?



Sumber : Owunik . blogspot . com - yang unik, emang asyik :)

Omzet Pebisnis 20 Tahun Ini Mencapai Puluhan Juta Rupiah Per Bulan

Laksamana dan Theodorus Masih Berusia 20 Tahun, Namun Sudah Berhasil Membangun Bisnis Beromzet Puluhan Juta Rupiah Per Bulan.
Industri kreatif semakin menunjukkan geliatnya di Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan semakin banyaknya anak-anak muda yang sukses menekuni bidang ini. Seperti halnya Laksamana Mustika dan Samuel Theodorus yang kini sukses membangun perusahaannya yang diberi nama Elven Digital. Fokus dengan bisnis Digital Branding Consultant yang dijalankannya, klien-klien mereka adalah sejumlah perusahaan besar.

Jadi, bisa diceritakan, apa sih digital branding consultant itu?

Digital Branding Consultant yang kami tekuni ini menawarkan untuk membantu perusahaan-perusahaan atau usaha client supaya lebih maju. Hal tersebut dilakukan melalui identitas brandingnya (melakukan redesign logo, kop surat, kartu nama,dll). Semuanya dikemas lebih premium, mempunyai website dengan design yang stunning, serta memasarkan produk-produk atau jasa-jasa para klien melalui internet. Dengan begitu perusahaan para klien akan mencapai identitas branding yang premium dan siap dipasarkan secara global melalui internet.
Omzet Pebisnis 20 Tahun Ini Mencapai Puluhan Juta Rupiah Per Bulan perusahaan branding sukses pebisnis pemula sukses pebisnis muda sukses pebisnis muda studentpreneur entrepreneur startup business anak muda bisnisOmzet Pebisnis 20 Tahun Ini Mencapai Puluhan Juta Rupiah Per Bulan [Studentpreneur]

Kenapa terpikir oleh Mas untuk terjun kedalam bisnis ini, kan ada banyak peluang usaha yang lain?

Peluang bisnis lain tentu banyak, namun saya dari kecil mempunyai passion di bidang bisnis dan IT (Information and Technology). Seiring berjalannya waktu, saya menjadi suka bertemu dengan orang, presentasi, berbicara di depan umum, dan mencintai dunia marketing. Akhirnya muncul ide untuk menggabungkan kedua passion saya tersebut, walaupun keduanya merupakan dua bidang yang yang bertolak belakang. Oleh karena itu, saya mampu menjalankan bisnis pada kedua bidang tersebut dengan enjoy karena sangat sesuai dengan passion.
Beruntung, saat akan memulai bisnis, saya dipertemukan dengan Samuel Theodorus yang merupakan teman sebangku waktu kuliah. Bersamanya, saya mengembangkan bisnis digital branding consultant dengan mendirikan Elvent Digital dimana saya menjabat sebagai CEO. Benar saja, bersama Samuel, bisnis kami semakin berkembang karena memang memiliki passion yang sama.

Darimana awalnya Anda belajar membuat sebuah desain untuk sebuah perusahaan?

Saya bisa membuat design website dan membuat website itu sendiri karena kuliah di Jurusan IT Binus Sutera Alam. Namun, saya memang tidak terlalu ahli dalam mendesain identitas branding (logo, kartu nama, dll). Oleh karena itu, saya hire beberapa orang untuk bekerja dengan saya. Saya menganggap karyawan saya itu seperti teman sendiri. Banyak dari mereka yang lebih tua dari saya dan lebih senior dalam bidang teknik, tapi saya tetap menghargai mereka sama seperti teman saya yang lain. Dengan lingkungan kerja yang baik tentu akan dapat menghasilkan produk yang baik pula.
Omzet Pebisnis 20 Tahun Ini Mencapai Puluhan Juta Rupiah Per Bulan perusahaan branding sukses pebisnis pemula sukses pebisnis muda sukses pebisnis muda studentpreneur entrepreneur startup business anak muda bisnisOmzet Pebisnis 20 Tahun Ini Mencapai Puluhan Juta Rupiah Per Bulan [Studentpreneur]

Apa sih tantangannya dalam mengembangkan bisnis di dunia ini?

Dari sisi pesaing, kita tidak hanya bersaing dengan perusahaan-perusahaan yang sudah lebih dulu menjalankan bisnis ini, tetapi kita juga bersaing dengan para freelancer yang mencari proyek. Bahkan, harga mereka relatif lebih murah karena tidak terbelit fixed cost dan variable cost. Hal tersebut berbeda dengan kami yang sudah mempunyai kantor produksi, pegawai, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, dibutuhkan teknik marketing yang tepat dan efisien untuk membuat deal dengan calon klien. Dari sisi produksi pun juga harus lebih bagus dan siap untuk bersaing dengan siapa saja.

Lalu, sudah berapa perusahaan yang sudah menggunakan jasa Mas sampai sekarang dan berapa sih penghasilan yang didapat dari bisnis ini?

Dalam 1,5 tahun sejak didirikan, Elven Digital sudah membantu lebih dari 30 UKM hingga perusahaan berskala besar dalam membangun identitas branding mereka, website mereka, hingga memasarkan lewat internet. Tidak sedikit pengeluaran yang dianggarkan oleh perusahaan seperti dalam satu bulan membutuhkan biaya lebih dari 25 juta rupiah untuk menggaji karyawan, membayar rekening listrik, dan untuk keperluan yang lainnya. Oleh karena itu, penghasilan yang didapat per bulan pun tentunya harus melebihi biaya pengeluaran tersebut.

Apa yang biasanya menjadi inspirasi buat Mas dalam mendesain sebuah branding untuk perusahaan?

Inspirasi Elven Digital adalah desain-desain kelas premium di luar negeri maupun di dalam negeri. Kelas kami adalah kelas premium untuk enterprise, sehingga diperlukan proses update informasi untuk menjaga kualitas produk yang dihasilkan. Sejauh ini, bisnis Digital Branding Consultan sudah bagus dan banyak para pelaku bisnis yang berkembang. Namun, tidak sedikit pula yang kalah bersaing karena memang dari segi kualitas dan cara marketing yang dilakukan kurang tepat.

Terakhir, apa saran dari Mas agar mereka yang memulai bisnis tetap bersemangat?

Sampai saat ini kami belum pernah gagal menangani permintaan klien. Dan, jangan sampai hal tersebut terjadi. Kami akan melakukan upaya-upaya untuk selalu mencegah kegagalan tersebut. Pasalnya, kepuasan klien adalah prioritas kami. Paling tidak itulah yang harus dilakukan oleh mereka yang ingin mengawali bisnis. Untuk para calon entrepreneur muda, jika sudah mempunyai ide bisnis dan kemauan yang kuat, itu belum cukup. Hal yang paling mahal dan penting adalah keberanian kita untuk melangkah satu langkah saja untuk mempunyai bisnis dan mencapai mimpi kita. Bagi saya entrepreneur memiliki makna, yakni kerja keras sekarang untuk kerja ringan kelak.
Mari berdiskusi di kolom komentar! Anda juga bisa mendapatkan informasi bisnis anak muda kreatif melalui Facebook atau Twitter Studentpreneur.




Sumber : Owunik . blogspot . com - yang unik, emang asyik :)

Senin, 17 November 2014

INI DIA GAN!!! 6 Tahap Mencairkan Hubungan Dengan Orangtua - Pacar

6 Tahap mencairkan Hubungan Dengan Orangtua - Pacar


KOMPAS.com - Tidak semua hubungan cinta berjalan mulus. Adakalanya penolakan justru datang dari orang yang diharapkan memberikan restunya, yaitu orangtua. Berikut enam cara agar pasangan bisa diterima dengan baik oleh keluarga.


1. Bersikap tenang.

Hal yang keliru ketika orangtua menyatakan penolakan akan pasangan adalah reaksi marah, ngambek, atau bersikap melawan. Hati-hati, sebab orangtua bisa berpikir Anda telah dipengaruhi hal negatif dari pasangan. Bereaksilah tenang, dengan demikian orangtua merasa Anda berada di posisi netral dan tidak berat sebelah.



2. Membuka diri.

Dengan Anda membuka diri, orangtua merasa senang karena didengarkan. Sekaligus Anda bisa mencari tahu, apa penyebab utama dari keberatan mereka. Semakin Anda terbuka, biasanya orangtua juga akan semakin terbuka mengungkapkan ketidaksukaan mereka.



3. Pahami keberatan orangtua.

Ada baiknya Anda mencoba memahami keberatan orangtua sebagai suatu yang penting dipertimbangkan. Namun juga tak terburu-buru memutuskan sikap. Jika keberatan orangtua karena tingkah laku pasangan yang tidak pas, Anda bisa meminta pasangan untuk menyesuaikan diri dengan kebiasaan keluarga. Misal, rambut tidak gondrong, tidak diperkenankan memakai sandal jepit, membiasakan cium tangan, dan sebagainya. Namun jika keberatannya berasal dari stereotip, misalnya masalah suku, maka Anda harus membuka mata orangtua secara perlahan.



4. Ulas sikap pasangan dan cari informasi.

Anda wajib menganalisa sikap pasangan. Apakah benar apa yang dikatakan orangtua? Dalam hal ini Anda harus bijak dalam menilai. Cari tahu informasi di sekitar untuk memperbanyak informasi. Intinya jangan membangun tembok tinggi ketika lingkungan memberikan masukan, sebab jika hubungan kandas, Anda juga akan berpaling kepada orang di sekitar Anda.



5. Ulas hubungan.

Tahap ini sepenuhnya berada di tangan Anda. Gunakan perasaan dan akal sehat secara seimbang. Apakah keberatan orangtua beralasan, atau hanya bentuk proteksi yang tidak logis? Apakah Anda cukup yakin akan pilihan Anda, dari sikap, karakter dan aspek lain yang penting bagi Anda ke depan? Jika Anda memutuskan hubungan ini berharga, maka masuklah pada tahapan pembuktian.



6. Pembuktian.

Buktikan pada orangtua bahwa Anda lebih perhatian pada mereka. Dengan demikian mereka akan menilai pasangan membawa pengaruh baik. Misalnya, Anda lebih memilih pergi bersama orangtua, ketika ada acara bersama si dia di jam yang sama. Sampaikan bahwa ini merupakan saran dari pasangan. Dengan perubahan Anda ke arah lebih baik, maka orangtua pun perlahan akan menerima pasangan dengan baik.



Sumber : Owunik . blogspot . com - yang unik, emang asyik :)

(Serious) Inilah orang yang harus ditonjokin karena bikin Jakarta kebanjiran!!!

 KALO AGAN NGERASA PERNAH BUANG SAMPAH DIKALI...TONJOKIN MUKA AGAN SENDIRI DULU...KLO BELUM PERNAH...YA BAGUS
(ps: ane ngaku pernah buang sampah sembarangan di got depan rumah ane, trus ane dimarahi habis2an sama ortu, sejak saat itu gak pernah buang sampah ke kali lagi..

Dari semaleman hujan gede melulu, sekarang banjir gede. Daerah rumah gw yg biasa kering walau hujan gede, tadi pagi gw lihat depan rumah gw ada anak2 lagi berenang...gw kira gw masih mimpi....gak tahunya emang bener....dimana2 lagi banjir gede. Terus gw pikir Apakah Jokowi lagi pengen mecahin rekor dunia dengan mengubah Jakarta menjadi sebuah WATERBOOM raksasa kah

Dalam hati emang tampang Jokowi yg mirip Obama terlintas dalam pikiran gw, pas gw lihat rumah gw hampir kerendem banjir. Tapi terus gw ingat gambar2 ini: (BUKA SPOILER]
Spoilerfor PENYEBAB BANJIR:















SIAPA YG BUANG SAMPAH SEGITU BANYAKNYA KE KALI? JOKOWI? AHOK? FOKE? NARA? RHOMA IRAMA? FARHAT ABBAS? SIAPA LAGI KLO BUKAN WARGA JAKARTA SENDIRI????SEMENTARA ITU ORANG2 JAKARTA PADA NYALAHIN DAN NGELUH KALO GUBERNUR SAAT INI GAK KOMPETEN LAH, JUAL JANJI DOANG LAH, BACOT DOANG LAH

Pak gubernur sendiri gw lihat (dari media) sudah mekakukan tugasnya dengan masuk got, blusukan dsb. Tidak hanya itu, alat pengerukpun sudah dikerahkan utk bersihin sampah dari kali. Namun pada saat yg sama ratusan, ribuan, jutaan orang Jakarta masih buang sampah di kali seenak perutnya!

Quote:


===========BAYANGIN KLO.....10 ALAT BEGINIAN============


=================HARUS NGELAWAN 1.000.000 ORANG GINI=================






Sumber : Owunik . blogspot . com - yang unik, emang asyik :)

Minggu, 16 November 2014

Mari Kita Belajar Pantang Menyerah dari Presiden ini


Kemalangan dan penderitaan bukan kartu mati dalam meraih cita-cita. Yang dibutuhkan adalah perjuangan tak kenal lelah serta kesabaran, dan kita bisa belajar dari presiden yang satu ini.

Andrew Jackson adalah seorang presiden Amerika Serikat yang ke-7. Beliau lahir di Lancaster Country, South Carolina pada tanggal 15 Maret 1767. Dua minggu sebelum kelahirannya, ayahnya meninggal dunia. Andrew Jackson menjadi seorang yatim sejak lahir. Andrew diasuh oleh ibunya dan mereka tinggal bersama ipar ibunya. Pada masa itu, ia tidak memiliki banyak kesempatan untuk mengenyam bangku sekolah.

Saat berusia 13 tahun, ia masuk tentara milisi Amerika dan turut berjuang dalam revolusi Amerika melawan Inggris. Jackson menjadi yatim piatu pada usia 14 tahun saat ibunya meninggal karena demam tinggi.

Kemudian ia mendapat surat untuk membuka praktik hukum dan pindah ke Nashville, Tennessee. Jackson menjadi orang pertama yang mewakili negara bagian Tennesse di kongres Amerika Serikat. Ia diangkat menjadi senator untuk mengisi kursi seorang senator yang meninggal. Pada tahun yang sama ia keluar dari senat untuk mengurus hal-hal pribadi. Setelah keluar dari senat, Jackson menjadi jaksa di Mahkamah Tinggi Tennesse.

Pada tahun 1804, ia menjadi Mayor Jendral tentara milisi Tennesse. Kesuksesannnya dalam bidang militer merintis jalannya menuju jabatan kepresidenan pada tahun 1824, tetapi gagal. Empat tahun kemudian ia berusaha lagi dan kali ini berhasil. Pada tahun 1829, Jackson dilantik menjadi seorang presiden. Ia memegang jabatan presiden selama dua kali berturut-turut. Sewaktu menjabat, ia didampingi oleh John Caldwell Calhoum dan Wartin Van Buren.

Anda pun juga bisa meraih hal yang sama jika Anda selalu menerapkan 3 hal, seperti apa yang telah dilakukan seorang Andrew Jackson: Sabar, Pantang Menyerah dan Ulet.


Sumber : Owunik . blogspot . com - yang unik, emang asyik :)

12 Sebab kenapa Anda tidak kaya, dan tipsnya [PICT]

Siapa sih yang tidak ingin menjadi orang kaya, pasti ada diantara kita ingin menjadi orang kaya. Bahkan semua orang di dunia ini ingin sekali menjadi orang kaya. Tetapi terkadang setiap orang tidak tahu cara untuk mencapainya. Banyak sekali penyebab seseorang itu tidak bisa menjadi kaya, atau bisa saja ia jatuh dari kekayaannya. Berikut TS ingin memberikan sebab kenapa sih susahnya menjadi orang kaya. Dan apa sih tipsnya utk menjadi orang kaya.





 
Spoilerfor Penyebab 1:
Banyak yang tidak ditentukan dan ditetapkan secara jelas atau spesifik maksud kekayaan di dalam kehidupan. Maksudnya adalah ingin menjadi kaya tetapi tidak tau maksud kenapa harus menjadi kaya


Spoilerfor Penyebab 2:
Banyak mempunyai tujuan keuangan anda yang selalu berubah-ubah 

Spoilerfor Penyebab 3:
Tujuan yang ditetapkan tidak realistik 
Spoilerfor Penyebab 4:
Anda tidak pernah memulainnya dari awal, anda hanya bermimpi-mimpi saja. Mulailah untuk mencapainya!!

Spoilerfor Penyebab 5:
Banyak yang tidak nampak keperluan untuk mencapai matlamat(tujuan), tidak komited mendapatkan kekayaan dan tidak sanggup berkorban untuk mendapatkannya, Mulailah untuk berkomitmen!!

Spoilerfor Penyebab 6:
Tidak mempunyai rancangan dan strategi yang betul untuk mencapainya

Spoilerfor Penyebab 7:
Banyak yang tidak mengikuti rancangan dan strategi yang telah diatur atau ditetapkan.
Spoilerfor Penyebab 8:
Banyak menyerahkan tanggungjawab kepada orang lain

Spoilerfor Penyebab 9:
Mudah mengaku kalah apabila bertemu dengan halangan

Spoilerfor Penyebab 10:
Tidak pernah mengawali keuangan yang masuk maupun keluar

Spoilerfor Penyebab 11:
Mudah terpengaruh ide-ide dipikiran daripada rekan-rekan

Spoilerfor Penyebab 12:
Tidak mempunyai mentor untuk mensupport anda




Sumber : Owunik . blogspot . com - yang unik, emang asyik :)

Jumat, 14 November 2014

Ajari Anak Hakikat Kerja Keras, Jutawan Cina Jadi Tukang Sapu


Wuhan : Setiap subuh, selama enam hari dalam seminggu, Yu Youzhen bekerja keras membersihkan jalanan sepanjang 3,2 kilometer di Kota Wuhan, Cina. Menyapu, menjepit dan menyingkirkan kotoran hewan yang berceceran, memungut sampah.

Ia selalu memakai seragam yang sama: jaket dan topi oranye. Sepeda mini butut yang dipasangi keranjang sampah, jadi "kendaraan dinasnya". Dengan tampilannya itu, sama sekali tak ada yang menyangka, perempuan 53 tahun tersebut adalah seorang jutawan!



Yu Youzhen adalah pemilik dan pengelola 17 apartemen, pengusaha yang meraup untung dari boom properti di Cina.

Dengan kekayaannya itu, ia bisa saja ongkang-ongkang kaki, memanjakan diri di salon dan spa, atau berbelanja. Alih-alih demikian, ia justru rela menjadi pekerja kontrak Tim Pembersih Distrik Chengguan, Wuchang, dengan gaji 1.420 yuan atau setara Rp 2,2 juta sebulan. Sejak tahun 1998 ia menjalani profesinya itu.

Apa motivasinya?

"Aku ingin menjadi panutan bagi putra dan putriku. Aku tak mau duduk bermalas-malasan, hanya menggerogoti keberuntunganku," kata dia seperti dimuat Daily Mail, Sabtu (5/1/2013).

Ia tak mau memberi kesan pada anak-anaknya, menjadi induk semang properti, dengan jumlah kekayaannya yang membuat iri banyak orang, berarti sah-sah saja untuk hidup senang dan bermalas-malasan. "Gaya hidup semacam itu akan merusak mereka dalam jangka panjang," kata Yu.



Dulunya Petani Sayur

Pada tahun 1980-an, Yu Youzhen adalah petani sayur di Desa Huojiawa, Wuhan. Bersama suaminya, ia menabung yuan demi yuan dan akhirnya berhasil tiga bangunan berlantai lima untuk disewakan.

Pada tahun 2008, berkat kebijakan pemerintah, tanah dan bangunannya digusur, ia mendapat kompensasi berupa 21 unit apartemen yang lumayan luas. Empat di antaranya telah dijual. Meski demikian, 17 unit miliknya yang tersisa laris manis disewa, menghasilkan uang yang nilainya lumayan untuk mendukung gaya hidup mewah. Belum lagi timbunan harta yang ia hasilkan selama ini.



Tapi, saat itu, ia menyaksikan dengan mata kepala sendiri, penduduk desa yang sama-sama menerima kompensasi justru terjebak dalam perjudian, bahkan penyalahgunaan narkoba. Itu mengapa ia memilih untuk tetap bekerja keras. Khawatir dia dan keturunannya menemui nasib serupa.

Kepada dua anaknya, ia mengancam, "jika kalian tidak bekerja, aku akan menyumbangkan apartemen-apartemen itu pada negara," kata dia seperti dimuat Chinasmack.

Entah takut atau meneladani sikap sang ibu, putranya mendapatkan gaji sebesar Rp 3 juta sebagai sopir, dan putrinya bergaji Rp 4,6 juta dari bekerja serabutan.(Ein)





 



Sumber : Owunik . blogspot . com - yang unik, emang asyik :)