Tampilkan postingan dengan label Dunia Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Februari 2015

Cara Ampuh Merapikan Gigi Tanpa Behel



Banyak penyebab mengapa gigi tidak berada di posisi yang sesuai. Salah satunya adalah gigi susu terlambat dicabut saat seseorang masih kecil sehingga pertumbuhan gigi permanen mengalami penyempitan spasi yang membuat gigi yang seharusnya tumbuh lurus ke atas atau ke bawah malah miring atau kebiasaan kita saat kecil yang mendorong gigi menggunakan lidah sehingga menyebabkan peletakan gigi menjadi tidak sesuai.

Quote:Ada salah satu cara merapikan gigi yang sebenarnya bisa digunakan, yaitu memakai behel atau kawat gigi, apalagi sekarang sedang nge-trend gaya dengan menggunakan behel apalagi di kaum muda perempuan. Namun yang menjadi masalah adalah pemasangan behel/kawat gigi yang tidak murah, sekitar 2-10 juta-an. Juga sepertinya Behel tidak cocok digunakan oleh kaum pria.

Namun ada salah satu cara ampuh merapikan gigi tanpa behel, yaitu dengan menggunakan sendok kayu. Ya, sendok kayu. Hanya dengan menggunakan alat tersebut kita sudah bisa berupaya untuk merapikan gigi yang berada tidak semestinya.


Langkah pertama yang harus kalian lakukan adalah memasukkan sebuah sendok kayu ke dalam nasi yang sedang ditanak di dalam panci. Saat nasi masih dalam keadaan kondisi ¾ matang dan air masakan nasi masih meluap-luap adalah waktu yang paling tepat. Biarkan sendok kayu berada di tengah tanakan nasi tersebut selama kira-kira 1 menit, setelah itu cabut dan gunakan sendok yang dicelupkan tadi untuk mendorong gigi ke jalurnya. Jika gigi ingin didorong ke luar, ujung sendok harus diarahkan ke luar. Begitu pun sebaliknya, jika gigi ingin didorong ke dalam, ujung sendok harus diarahkan dari luar ke dalam. Setelah dorongan pertama, biarkan selama 10 detik lalu ulangi caranya mulai dari memasukkan kembali sendok ke dalam masakan nasi. Lakukan setiap hari dengan beberapa kali dorongan per harinya.


Yang perlu diperhatikan disini adalah, tunggu sebentar agar panas di sendok berkurang (ini khusus penderita gigi sensitif) dan hati-hati dalam melakukan dorongan agar jangan sampai mengenai gusi, sakit bro.

Dengan kesabaran dan ketekunan, hasil yang diperoleh akan mengejutkan bahkan di luar dugaan kalian. Hanya dengan waktu kurang dari setengah jam tiap harinya, gigi kalian akan menjadi teratur dan semakin indah, tentu saja dengan cara hemat dan ekonomis.


Jadi inilah cara ampuh merapikan gigi tanpa behel, semoga bermanfaat bagi kita semua.

Rabu, 25 Februari 2015

Ini dia Bahaya yang Terkandung dalam Sosis....yang Suka Makan Sosis Masuk....!!

Saat cuaca dingin lalu menyantap hot dog hangat memang lezat. Namun jangan sering-sering mengonsumsi hot dog dengan sosis, menurut berbagai penelitain bahan pengawet nitrit pada sosis bersifat toksik dan karsinogen.



Lewat penelitian diketahui bahwa nitrosodimetilamin hasil reaksi nitrit dapat menyebabkan keruskan pada hati. Selain itu, sifat karsinogenik bisa memicu penyakit tumor pada beberapa organ tikus percobaan.

Meskipun menurut penelitian berdampak buruk pada kesehatan namun nitrit digunakan pada sosis dengan alasan. Senyawa ini efektif mencegah pertumbuhan bakteri Clostridium botulinum yang bisa menyebabkan keracunan makanan. Selain sebagai pengawet, nitrit berfungsi untuk memeroleh warna merah yang stabil pada sosis.

Agar tetap aman dan menghindari risiko buruk nitrit dokter Phaidon L. Toruan M.M dan dokter Widta Murni, MARS, menyarankan pada saat memasak sosis tambahkan bawang putih dan cabai hijau yang berfungsi menangkanl nitrosamin (penyebab risiko kanker). Bisa juga pada wortel dan tomat. "Selain itu, lapal sayuran mentah yang berfungsi sebagai antioksidan," ungkap mereka seperti dilansir dalam buku Rahasia Terkini Awet Sehat.

Ngeri SOB, Alat-Alat Kedokteran Gigi Jaman Dahulu











Ini adalah beberapa alat yang sangat menakutkan dari alat kedokteran untuk gigi dari masa lampau. Alat-alat ini sangat kasar dan aneh dibuat dan bukan sesuatu yang akan terjebak ke dalam mulut anda. Tapi sekali lagi, pada zaman dahulu mereka tidak punya banyak pilihan

Jatuh di Kamar Mandi, Wanita Ini Malah Kehilangan Separuh Wajah

Tak pernah terbayang dalam benak Lou Japp jika bakteri pemakan daging (flesh eating bacteria) membuat hidupnya berantakan. Yang paling mengerikan, bakteri 'jahat' itu telah memakan separuh wajahnya hingga ia harus dibuatkan wajah prostetik khusus korban bakteri pemakan daging pertama di Skotlandia.

Ibu dari enam anak ini harus kehilangan mata kiri dan sebagian wajahnya setelah terjatuh di kamar mandi dan terserang necrotising fasciitis atau istilah medis untuk bakteri pemakan daging. Bahkan wanita yang hampir mati karena penyakit itu tak dapat bepergian tanpa menggunakan penutup mata dan syal. Anak-anaknya pun dibuat ketakutan ketika melihatnya.


http://images.detik.com/content/2013/08/26/1202/083713_loujappdailymail.jpg

Awalnya Japp yang berasal dari Kelty, Fife, Skotlandia ini terjatuh di kamar mandi pada bulan Juli 2008. Saat itu Japp mencoba keluar dari bak mandinya untuk menjawab sebuah panggilan telepon dari tetangganya. Hal ini mengakibatkan luka di wajahnya.

Yang tak pernah Japp duga adalah luka itu menjadi terinfeksi oleh necrotising fasciitis yang menyebar dengan cepat. Tim dokter pun terpaksa 'menghilangkan' sebagian wajahnya agar bakteri pemakan daging itu sebelum keburu menyebar ke organ internal dan membunuhnya.

Pasca operasi, Japp pun sempat mengalami koma dan dipasangi ventilator selama beberapa hari. Japp hanya ditemani suaminya, Robert (58).

"Ketika mereka memberitahu saya kehilangan separuh wajah saya, saya merasa sangat terpukul. Saya sampai tak percaya dibuatnya. Saya juga ketakutan karena saya tak tahu apa yang terjadi pada saya," tuturnya seperti dilansir Daily Mail.

Japp juga mengisahkan reaksi pertamanya ketika menatap ke cermin pasca operasi adalah syok. Japp mengaku tak mengenali dirinya sendiri, tapi di sisi lain ia bahagia karena masih diberi kesempatan untuk hidup.

"Saya juga kehilangan seluruh rambut saya, jadi saya harus mengenakan topi dan menutupi seluruh kepala saya, terutama untuk menyembunyikan luka-luka saya sehingga orang-orang takkan tahu," katanya.

"Penutup mata yang saya kenakan nyatanya disfungsional dan tak nyaman. Selain saya tak merasa feminin, anak-anak ketakutan melihat saya. Ketika saya akan berbelanja, semua orang memandangi saya dan rasanya sungguh tak nyaman," imbuhnya.

Sejak saat itu, ibu berusia 54 tahun ini tercatat telah menjalani 30 operasi rekonstruksi untuk mengembalikan fitur wajahnya meski semuanya berbuah kegagalan.

"Dokter bedah plastik yang menangani saya mengatakan semua hal telah mereka coba, kami sampai kehabisan alternatif. Tapi kulit saya juga begitu rentan karena terpapar stres," tandas Japp yang mengumpulkan uang untuk yayasan dengan keahlian merajutnya.

Hingga akhirnya baru-baru ini tim dokter dari Ninewells Hospital, Dundee berhasil menciptakan apa yang dipercaya sebagai wajah prostetik pertama untuk korban bakteri pemakan daging di Skotlandia.

Dengan adanya terobosan ini Japp berharap penderitaan lahir batin yang ia alami selama lima tahun akibat cacat wajahnya itu akan segera berakhir dan ia bisa kembali hidup normal.

Masker 'canggih' ini rencananya dapat dipasangkan ke wajah Japp setiap harinya dengan menggunakan sebuah lem khusus. Bahkan tim dokter asal Skotlandia ini berencana membuatkan magnet yang nantinya diletakkan di tulang pipi dan rongga matanya agar Japp tak perlu repot-repot 'bongkar pasang' wajah setiap hari.

Tak hanya itu, masker yang terbuat dari silikon khusus ini dibuat sedemikian rupa agar Japp terasa nyaman ketika mengenakannya dan tampak seperti wajah asli.

Sejauh ini tim dokter telah membuat model lilin dari profil wajah bagian kanan Japp. Setelah dicetak dengan silikon, nantinya tim dokter tinggal menambahkan bulu mata, alis, berikut sebuah mata akrilik di atasnya.

Keseluruhan proses pembuatan masker ini menghabiskan waktu 11 minggu dan Japp masih harus menunggu tujuh minggu lagi sebelum akhirnya punya wajah 'normal' kembali.

"Saat diberitahu jika saya dibuatkan masker untuk membentuk sebagian wajah saya yang hilang, saya begitu bahagia. Saya bisa merasa percaya diri lagi, berinteraksi dengan orang lain lagi tanpa perlu khawatir orang-orang akan merendahkan saya," tuturnya bahagia.

Menurut kepala tim dokter yang membuatkan wajah baru untuk Japp, Dr. Yvonne Moore, ini adalah prostetis orbital pertama yang timnya buat untuk pasien necrotising fasciitis.

"Kami melakukannya agar mereka bisa keluar rumah dan memiliki kehidupan sosial, termasuk merasakan hidup normal serta meningkatkan kepercayaan diri mereka," pungkas pakar rekonstruksi wajah prostetik dari Ninewells yang kerap menangani pasien kanker dan korban kecelakaan ini.

Mother-of-six Lou Japp lost an eye and much of the left side of her face after she fell in the bath and contracted necrotising fasciitis.
Now doctors are creating a prosthetic face for Mrs Japp (pictured with her husband Robert) that will finally give her a normal appearance. The sophisticated mask now halfway to completion and is attached every day using special glue




Now doctors are creating a prosthetic face for Mrs Japp that will finally give her a normal appearance. The sophisticated mask is attached every day using special glue



Selasa, 24 Februari 2015

Wanita Tua Berubah Jadi Muda karena Minum Air Putih Bikin Heboh

Seorang wanita Inggris mengklaim bahwa dengan hanya minum enam botol air putih per hari, mampu membuat wajahnya 10 tahun lebih muda.



Sarah Smith, 42 tahun, mengatakan dia merasa lebih l*ngsing dan fit setelah minum tiga liter air putih setiap hari selama 28 hari.

Tidak hanya itu, Sarah merasa semua masalah wajah seperti kantung mata, bintik merah dan keriput juga hilang setelah mengikuti anjuran dokternya itu.

Sarah, yang awalnya pergi ke dokter untuk memeriksakan keluhan sakit di kepala, menceritakan keajaiban yang dialaminya kepada Daily Mail. Dia bahkan memberikan foto perubahan wajahnya kepada harian Inggris itu.

"Yang aku ubah hanya jumlah air yang aku minum," tulis Sarah di Daily Mail. "Aku tadinya tidak mempercayai perubahan di wajahku. Aku benar-benar nampak seperti wanita yang berbeda. Suami dan anak-anakku mengatakan aku 10 tahun lebih muda."

Editor kesehatan di ABC News, Richard Besser, mengatakan air putih merupakan pilihan terbaik jika orang merasa haus. Tapi dia tidak yakin perubahan dramatis yang dialami Sarah disebabkan oleh air saja.

"Mungkin dengan minum air putih dan tidak mengkonsumsi jenis minuman lain membuat Anda tampak lebih muda. Tapi aku tidak yakin dengan temuan wanita tersebut," kata Besser di 'Good Morning America'.

"Saat dehidrasi, tubuh akan mengambil air dari jaringan yang ada, seperti dari kulit untuk menjaga konsentrasi dalam d*rah." Menurut Besser, dalam kondisi tersebut, mata akan terlihat cekung, kulit terasa lebih kering sehingga tidak elastis lagi dan orang akan terlihat lebih tua.

"Jika tidak dehidrasi dan minum banyak air putih, maka Anda seperti berada di kamar mandi," Besser menambahkan.

Sarah, ibu dari dua orang gadis, menulis kepada Daily Mail bahwa dia mulai terapi minum air putih selama 28 hari setelah membaca sebuah artikel.

Disebutkan dalam artikel itu bahwa sedikitnya satu dari lima wanita di Inggris mengkonsumsi air dari yang direkomendasikan tiap harinya.

Sarah juga mengatakan bahwa dia perlu meyakinkan teman-temannya yang khawatir dia menjadi 'aquaholic' dan minum air putih terlalu banyak.

"Baik orangtua dan anak-anak yang minum air putih terlalu banyak akan menyebabkan kejang dan itu berbahaya," kata Besser. "Tapi itu sangat jarang kecuali Anda mempunyai penyakit m*ntal." (Ism)

Minggu, 22 Februari 2015

Di Balik Jajanan Gorengan Agan...


Hmmm…. Pasti enak menyantap gorengan ketika sedang lapar-laparnya. Banyak orang menyenangi gorengan sekedar sebagai cemilan. Gorengan biasanya terdiri dari bakwan (bala-bala), tahu goreng, tempe goreng, singkong goreng, kadang terdapat menu pelengkap seperti combro dan ubi goreng. Makanan ini tak kalah enaknya dengan makanan cemilan seperti risoles, lumpia goreng, dan sebagainya. Namun, tahukah Anda bahwa ada fakta yang kurang menyenangkan di balik jajanan Anda tersebut?

MASALAH!
Plastik Dalam Minyak Goreng
Kriuk…kriuk…renyah…sebenarnya ada apa dibalik kerenyahan gorengan ini? Setelah diselidiki, ternyata terdapat segelintir pedagang gorengan nakal yang memasukkan plastik bersama minyak goreng. 
Hasilnya, gorengan menjadi renyah, tahan lama, dan gurih. Pedagang yang menggoreng dengan resep ini mengaku mendapat konsumen lebih banyak sejak menerapkan teknik ini. Gorengan bisa jadi lebih laku keras karena renyah dan gurih. Namun, jangan tanya soal efeknya bagi kesehatan. Menurut peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dr. Ani Retno, gorengan berplastik yang dikonsumsi dalam waktu lama sangat berpotensi menyebabkan kanker. Selain itu, plastik pada gorengan dapat menyebabkan kelumpuhan karena rusaknya jaringan saraf.
Pihak Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia, YLKI, mendesak pemerintah untuk bersikap lebih proaktif mengawasi dan mengambil tindakan bagi penjual gorengan berplastik yang terbukti membahayakan kesehatan publik. Sesuai undang-undang perlindungan konsumen, para pedagang gorengan berplastik ini dapat diancam hukuman lima tahun penjara. 
Mencari strategi untuk mendapatkan keuntungan lebih di masa sulit seperti sekarang memang sah-sah saja. Namun, menghalalkan segala cara –termasuk memasukkan plastik dalam gorengan– tentu bukan tindakan bijaksana, terlebih jika penyakit dan nyawa masyarakat luas yang menjadi taruhannya.

Minyak Goreng Jelantah Atau OplosanMinyaknya Memicu Penyakit Kronis
Ternyata tidak sedikit pedagang yang memakai minyak goreng bekas (jelantah) atau minyak oplosan. Berdasarkan rasio penjualan, minyak goreng curah menguasai 90 persen pangsa pasar, sedangkan minyak goreng kemasan hanya 10 persen. Minyak goreng curah sebagian besar dikonsumsi oleh industri makanan seperti kacang goreng dan biskuit.
Minyak goreng oplosan membahayakan kesehatan. Oplosan miyak ini adalah minyak jelantah yang dicampur dengan oli bekas kendaraan bermotor. 
Modal yang diperlukan sekitar Rp 6000 per liter dan dijual kembali mendekati harga normalnya yaitu Rp 10.000 – 11.000 per liter. Minyak ini dapat dijual dalam kemasan plastik per kilo maupun per jerigen. Dapat diperkirakan keuntungan yang diperoleh dari hasil penjualan minyak goreng berbahaya tersebut. Di lain sisi dapat diperkirakan pula besarnya masalah kesehatan yang ditimbulkan akibat banyaknya masyarakat yang tertipu karena tidak bisa membedakan minyak goreng murni dan minyak goreng berbahaya. Ciri-ciri minyak goreng oplosan adalah berbau tengik, berwarna lebih gelap dari minyak goreng asli, terdapat endapan di dasar minyak (berasal dari tepung terigu), serta timbul buih dan berasap saat dipanaskan. Keanehan di atas tidak ditemukan pada minyak goreng asli yang sehat.

Dampak terlalu sering menyantap gorengan dalam jangka panjangPenghasil Ikatan Lemat Jenuh
Minyak jelantah memiliki ikatan asam lemak jenuh. Selama proses menggoreng, minyak akan mengalami perubahan komposisi asam lemak serta kualitas minyak. Ikatan asam lemak ini sulit diurai oleh tubuh dan terbawa dalam aliran darah. Perlahan lemak ini akan mengendap pada pembuluh darah di jantung dan menyumbat aliran darah. Hal ini mengakibatkan peningkatan kadar kolesterol total, LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, serta penurunan kadar HDL (kolesterol baik) dalam darah. Penyumbatan pembuluh darah koroner dapat menyebabkan penyakit jantung, arterosklerosis (penyumbatan pembuluh darah), stroke, diabetes, dan memicu pertumbuhan sel kanker.Awal pertumbuhan sel kanker dipicu oleh asam lemak minyak jenuh yang mengganggu susunan protein DNA dalam tubuh sehingga mengalami mutasi sel. Mutasi sel ini yang akan menumbuhkan sel kanker yang akan berkembang 5-10 tahun. Tepung dari gorengan berpengaruh pada meningkatnya kadar gula darah yang mengakibatkan diabetes.
Studi-studi dari laboratorium riset telah membawa kepada kesimpulan berikut:
1. Kanker yang disebabkan virus dapat diinduksi oleh lemak yang berlebihan.
2. Kanker yang disebabkan oleh zat kimia dapat diinduksi oleh lemak yang berlebihan.
3. Tumor-tumor yang ditransplantasikan kepada hewan dapat diinduksi oleh lemak yang berlebihan.

Jika gorengan diperas, coba tebak berapa banyak minyak yang ada pada satu gorengan! Minyak tersebut dapat meningkatkan kadar kolesterol darah dan trigliserida. Hal ini tidak baik untuk kerja hati dan jantung. Kerja kedua organ ini menjadi lebih berat karena terhambat oleh kolesterol dan trigliserida yang membuat darah menjadi lebih kental.

Bahaya Kertas PembungkusKertas pembungkus gorengan di satu sisi dapat menyerap minyak pada gorengan, tapi di sisi lain berdampak buruk bagi kesehatan. Tinta pada kertas terserap oleh gorengan. Tinta (kertas Koran/print-an) mengandung timbal yang dapat memicu pertumbuhan sel kanker. Pengonsumsian makanan yang mengandung timbal oleh ibu hamil akan mengakibatkan anaknya memiliki risiko terkena autis.
FaringitisRadang tenggorokan atau faringitis dapat disebabkan oleh adanya infeksi pada tenggorokan. Infeksi ini dapat terjadi karena berbagai faktor seperti kuman, virus, atau alergi. Alergi bisa dipicu oleh makanan misalnya es atau goreng-gorengan yang minyaknya menggunakan minyak jelantah.
Plastik GorenganIni khusus untuk gorengan yang dibumbui plastik. Plastik kresek, kemasan plastik berbahan polivinil klorida (PVC) dan kemasan makanan ‘styrofoam’ berisiko melepaskan bahan kimia yang bisa membahayakan kesehatan. Monomer styrene yang tidak ikut bereaksi dapat terlepas bila berkontak dengan minyak panas atau makanan yang berminyak/berlemak /mengandung alkohol dalam keadaan panas. Meskipun bila residunya kecil tidak menimbulkan bahaya, jika ditimbun terus-menerus, senyawa tersebut dapat memicu berbagai penyakit.
MSG dalam Gorengan
Gorengan biasanya ditambahkan penyedap/MSG (monosodium glutamate). Makanan yang mengandung MSG bila dikonsumsi dalam jangka waktu lama akan berdampak buruk bagi kesehatan. MSG memiliki efek buruk terhadap susunan saraf pusat, efek alergi, atau pusing setelah pengonsumsian (post-restaurant syndrome).
Seorang dokter melakukan percobaan dengan menyediakan 10 gorengan. Gorengan tersebut kelihatannya sudah kering. Namun, setelah dihangatkan dalam oven dengan suhu tertentu selama 4-5 menit, minyak dari gorengan tersebut akan keluar dan meleleh dari gorengan. Minyak tersebut kemudian ditadahkan ke kertas tissue dan dapat menghabiskan kira-kira 1/2 roll tissue per 10 gorengan. Hasil fisiknya tissue tersebut menjadi berwarna kuning kecokelatan. 
Dari pengamatan tersebut, walaupun tidak dilakukan dengan suatu analisis kuantitatif, dapat dibayangkan jika setiap hari seseoraung memakan 10 buah gorengan, maka sebenarnya tubuhnya sedang menampung minyak sebanyak 1/2 roll tissue per 10 gorengan.

SOLUSI tips yang cukup untuk membedakan dan memilih gorengan
Untuk gorengan berplastik, biasanya lebih keras dari normalnya, terdapat noda putih. Mungkin kita perlu lebih berhati-hati dan lebih teliti karena tidak semua penjual gorengan melakukan perbuatan kreatif yang membahayakan itu.
• Perhatikan minyaknya! Kualitas minyak dilihat dari kejernihan dan baunya. Minyak, apa pun warnanya, jika jernih dan tidak tengik biasanya berarti bagus. Menurut Direktur South East Asian Food and Agricultural Science and Technology (SEAFAST) Center yang juga Ketua Masyarakat Perkelapasawitan Indonesia, Dr. Ir. Purwiyatno Hariyadi M.Sc, ada kerancuan pada masyarakat dalam memilih minyak goreng. Masyarakat cenderung memilih berwarna bening kekuningan, padahal yang lebih baik adalah minyak goreng dari kelapa sawit yang berwarna merah. Minyak tersebut mengandung betakarotin yang merupakan provitamin A. Warna kekuningan muncul dari minyak yang telah mengalami beberapa penyaringan sehingga banyak vitamin A yang hilang. Sebagai pengganti, banyak produsen menambahkan vitamin A dalam proses yang terkait. Proses penyaringan beberapa kali menentukan harga minyak. Makin banyak disaring, makin mahal harga minyak tersebut.
• Coba amati ketika penjual gorengan sedang menggoreng dagangannya! Jika terlihat minyak mengeluarkan busa yang terlalu banyak, dicurigai bahwa minyak tersebut telah rusak dan kurang layak dipakai. Demi kesehatan, pemakaian minyak goring diharapkan tidak lebih dari empat kali periode penggorengan. Jika warna minyak sudah terlihat kehitaman, menjadi kental dan timbul banyak buih ketika dipanaskan kembali sebaiknya minyak tersebut tidak digunakan kembali. 
• Kertas pembungkus gorengan lebih baik diganti dengan yang lain, seperti kertas minyak untuk roti atau kertas cokelat (biasanya untuk bakpau).
• Kurangi makan gorengan sebisa mungkin!
Percaya atau tidak, bila kita mengurangi gorengan maka cahaya mata menjadi putih kebiruan (mata jernih). Jika masih mengkonsumsi makanan digoreng, cahaya mata agak kekuningan. Hal tersebut menandakan organ hati sedang menanggulangi banjir minyak dan racun dari gorengan.
Serangkaian reaksi kimia terjadi pada minyak goring yang talah dipakai berulang kali, antara lain hidrolisis, oksidasi termal, dan polimerasi termal yang menurunkan kualitas minyak goreng. Untuk itu, kebanyakan ibu rumah tangga akan membuang sisa minyak goreng tersebut setelah tiga atau empat kali menggoreng.

Menjernihkan Minyak Secara BenarCara 1
Dengan membuat alat pengolahan alat jelantah. Alat ini dibuat oleh 2 anak SD yaitu Khotibul Ma'ruf dan Fajar Rizky, dua siswa SD 2 Arcawinangun, Kecamatan Purwokerto Timur. Alat ini telah diperagakan kepada tim penilai dari Badan Pemberdayaan Mayarakat Pemprov Jateng. Jelantah itu bisa diolah kembali minimal mendekati bentuk keaslian minyak goreng dari pabrikan. Cara kerja melalui 3 tahap.
• Jelantah dimasukkan ke dalam botol pertama yang dalamnya sudah ada zeolit (bawah) sebesar biji kacang & arang (atas) kemudian disaring. Zeolit sendiri biasanya sebagai media tumbuh untuk tanaman kaktus.
• Hasil saringan dimasukkan ke botol 2. Isilah filter sama seperti di atas, namun ukuran arang dan zeolit harus lebih kecil!
• Hasil saringan dimasukkan ke botol ketiga. Lalu ditambahkan air dan soda api. Tunggu beberapa menit hingga minyak goreng siap pakai terbentuk!
Botol 1 dan 2 berfungsi untuk menyaring kotoran, sedangkan botol ketiga untuk menjernihkan minyak.

Cara 2Mencampurkan arang sekam yang sudah digoreng dalam kadar tertentu ke dalam minyak goreng bekas. Satu persen arang sekam yang dicelupkan dalam minyak goreng panas selama 30 menit akan menjernihkan minyak bekas secara kimia, fisik, maupun organoleptik, mendekati kualitas minyak yang masih baru. Minyak hasil arang sekam tersebut masih layak dipakai walaupun disimpan selama 3 bulan berturut-turut. Metode ini ditemukan oleh dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY), Ir Ambar Rukmini MP. Atas penemuannya, beliau berhasil meraih predikat dosen terbaik tingkat PTS di Kopertis Wilayah V DIY dan masuk sebagai salah satu finalis dosen terbaik se-Indonesia.
Cara 3rendaman ampas tebu dengan minyak jelantah menjadikan minyak lebih bersih. Warna hitam atau cokelat minyak jelantah akan berkurang drastis karena kotoran itu diserap oleh ampas tebu. Metode ini ditemukan oleh Aster Rahayu, mahasiswi semester delapan Universitas Andalas (UNAND) di Padang, Sumetara Barat.