Senin, 15 April 2013

KISAH SESENDOK MADU

<img src="sesendok madu.jpg" alt="Kisah sesendok madu">
Ada sebuah kisah simbolik yang cukup menarik untuk kita simak. Kisah ini adalah kisah tentang seorang raja dan sesendok madu. Alkisah, pada suatu ketika seorang raja ingin menguji kesadaran warganya. Raja memerintahkan agar setiap orang, pada suatu malam yang telah ditetapkan, membawa sesendok madu untuk dituangkan dalam sebuah bejana yang telah disediakan di puncak bukit ditengah kota. Seluruh warga kota pun memahami benar perintah tersebut dan menyatakan kesediaan mereka untuk melaksanakannya.


Tetapi dalam pikiran seorang warga kota (katakanlah si A) terlintas suatu cara untuk mengelak, “Aku akan membawa sesendok penuh, tetapi bukan madu. Aku akan membawa air. Kegelapan malam akan melindungi dari pandangan mata seseorang. Sesendok airpun tidak akan mempengaruhi bejana yang kelak akan diisi madu oleh seluruh warga kota.”

Tibalah waktu yang telah ditetapkan. Apa kemudian terjadi? Seluruh bejana ternyata penuh dengan air. Rupanya semua warga kota berpikiran sama dengan si A. Mereka mengharapkan warga kota yang lain membawa madu sambil membebaskan diri dari tanggung jawab.

Kisah simbolik ini dapat terjadi bahkan mungkin telah terjadi, dalam berbagai masyarakat manusia. Dari sini wajar jika agama, khususnya Islam, memberikan petunjuk-petunjuk agar kejadian seperti di atas tidak terjadi: “Katakanlah (hai Muhammad), inilah jalanku. Aku mengajak ke jalan Allah disertai dengan pembuktian yang nyata. Aku bersama orang-orang yang mengikutiku (QS 12:108)
Dalam redaksi ayat di atas tercermin bahwa seseorang harus memulai dari dirinya sendiri disertai dengan pembuktian yang nyata, baru kemudian dia melibatkan pengikut-pengikutnya.

“Berperang atau berjuang di jalan Allah tidaklah dibebankan kecuali pada dirimu sendiri, dan bangkitkanlah semangat orang-orang mukmin (pengikut-pengikutmu) (QS 4:84)
Perhatikan kata-kata “tidaklah dibebankan kecuali pada dirimu sendiri.” Nabi Muhammad saw. pernah bersabda: “Mulailah dari dirimu sendiri, kemudian susulkanlah keluargamu.” Setiap orang menurut beliau adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas yang dipimpinnya, ini berarti bahwa setiap orang harus tampil terlebih dahulu. Sikap mental demikianlah yang dapat menjadikan bejana sang raja penuh dengan madu bukan air, apalagi racun.

Minggu, 14 April 2013

IBU

<img src="kasih ibu" alt="ibu">
      Renungkanlah tulisan ini,
      betapa cinta kasih dari seorang Ibu,
      semoga hati keras kita luluh,
      ............. 

      Jalannya sudah tertatih-tatih, karena usianya sudah lebih dari 70 tahun,
      sehingga kalau tidak perlu sekali, jarang ia bisa dan mau keluar rumah.
      Walaupun ia mempunyai seorang anak perempuan, ia harus tinggal di rumah
      jompo, karena kehadirannya tidak diinginkan. Masih teringat olehnya,
      betapa berat penderitaannya ketika akan melahirkan putrinya tersebut. Ayah
      dari anak tersebut minggat setelah menghamilinya tanpa mau bertanggung
      jawab atas perbuatannya.


      Di samping itu keluarganya menuntut agar ia menggugurkan bayi yang belum
      dilahirkan, karena keluarganya merasa malu mempunyai seorang putri yang
      hamil sebelum nikah, tetapi ia tetap mempertahankannya, oleh sebab itu ia
      diusir dari rumah orang tuanya. Selain aib yang harus di tanggung, ia pun
      harus bekerja berat di pabrik untuk membiayai hidupnya. Ketika ia
      melahirkan putrinya, tidak ada seorang pun yang mendampinginya. Ia tidak
      mendapatkan kecupan manis maupun ucapan selamat dari siapapun juga, yang
      ia dapatkan hanya cemohan, karena telah melahirkan seorang bayi haram
      tanpa bapak.

      Walaupun demikian ia merasa bahagia sekali atas rahmat yang didapatkannya
      dari Tuhan di mana ia telah dikaruniakan seorang putri. Ia berjanji akan
      memberikan seluruh kasih sayang yang ia miliki hanya untuk putrinya
      seorang, oleh sebab itulah putrinya diberi nama Love - Kasih. Siang ia
      harus bekerja berat di pabrik dan di waktu malam hari ia harus menjahit
      sampai jauh malam, karena itu merupakan penghasilan tambahan yang ia bisa
      dapatkan. Terkadang ia harus menjahit sampai jam 2 pagi, tidur lebih dari
      4 jam sehari itu adalah sesuatu kemewahan yang tidak pernah ia dapatkan.
      Bahkan Sabtu Minggu pun ia masih bekerja menjadi pelayan restaurant. Ini
      ia lakukan semua agar ia bisa membiayai kehidupan maupun biaya sekolah
      putrinya yang tercinta. Ia tidak mau menikah lagi, karena ia masih tetap
      mengharapkan, bahwa pada suatu saat ayah dari putrinya akan datang balik
      kembali kepadanya, di samping itu ia tidak mau memberikan ayah tiri kepada
      putrinya.

      Sejak ia melahirkan putrinya ia menjadi seorang vegetarian, karena ia
      tidak mau membeli daging, itu terlalu mahal baginya, uang untuk daging
      yang seyogianya ia bisa beli, ia sisihkan untuk putrinya. Untuk dirinya
      sendiri ia tidak pernah mau membeli pakaian baru, ia selalu menerima dan
      memakai pakaian bekas pemberian orang, tetapi untuk putrinya yang
      tercinta, hanya yang terbaik dan terbagus ia berikan, mulai dari pakaian
      sampai dengan makanan.

      Pada suatu saat ia jatuh sakit, demam panas. Cuaca di luaran sangat dingin
      sekali, karena pada saat itu lagi musim dingin menjelang hari Idul Fitri.
      Ia telah menjanjikan untuk memberikan sepeda sebagai hadiah Idul Fitri
      untuk putrinya, tetapi ternyata uang yang telah dikumpulkannya belum
      mencukupinya. Ia tidak ingin mengecewakan putrinya, maka dari itu walaupun
      cuaca di luaran dingin sekali, bahkan dlm keadaan sakit dan lemah, ia
      tetap memaksakan diri untuk keluar rumah dan bekerja.     

      Sejak saat tersebut ia kena penyakit rheumatik, sehingga sering sekali
      badannya terasa sangat nyeri sekali. Ia ingin memanjakan putrinya dan
      memberikan hanya yang terbaik bagi putrinya walaupun untuk ini ia harus
      bekorban, jadi dlm keadaan sakit ataupun tidaksakit ia tetap bekerja,
      selama hidupnya ia tidak pernah absen bekerja demi putrinya yang tercinta.
      Karena perjuangan dan pengorbanannya akhirnya putrinya bisa melanjutkan
      studinya di luar kota. Di sana putrinya jatuh cinta kepada seorang pemuda
      anak dari seorang konglomerat beken.

      Putrinya tidak pernah mau mengakui bahwa ia masih mempunyai orang tua. Ia
      merasa malu bahwa ia ditinggal minggat oleh ayah kandungnya dan ia merasa
      malu mempunyai seorang ibu yang bekerja hanya sebagai babu pencuci piring
      di restaurant. Oleh sebab itulah ia mengaku kepada calon suaminya bahwa
      kedua orang tuanya sudah meninggal dunia. Pada saat putrinya menikah,
      ibunya hanya bisa melihat dari jauh dan itupun hanya pada saat upacara
      pernikahan. Ia tidak diundang, bahkan kehadirannya tidaklah diinginkan. Ia
      duduk di sudut kursi paling belakang, sambil mendoakan agar Allah selalu
      melindungi putrinya yang tercinta. Sejak saat itu bertahun-tahun ia tidak
      mendengar kabar dari putrinya, karena ia dilarang dan tidak boleh
      menghubungi putrinya.

      Pada suatu hari ia membaca di koran bahwa putrinya telah melahirkan
      seorang putera, ia merasa bahagia sekali mendengar berita bahwa ia
      sekarang telah mempunyai seorang cucu. Ia sangat mendambakan sekali untuk
      bisa memeluk dan menggendong cucunya, tetapi ini tidak mungkin, sebab ia
      tidak boleh menginjak rumah putrinya.

Untuk ini ia berdoa tiap hari kepada Allah, agar ia bisa mendapatkan
kesempatan untuk melihat dan bertemu dengan anak dan cucunya, karena
keinginannya sedemikian besarnya untuk bisa melihat putri dan cucunya, ia
melamar dengan menggunakan nama palsu untuk menjadi babu di rumah keluarga
putrinya. Ia merasa bahagia sekali, karena lamarannya diterima dan
diperbolehkan bekerja disana.

Di rumah putrinya ia bisa dan boleh menggendong cucunya, tetapi bukan
sebagai Oma dari cucunya melainkan hanya sebagai babu dari keluarga
tersebut. Ia merasa berterima kasih sekali kepada Allah, bahwa ia
permohonannya telah dikabulkan. Di rumah putrinya, ia tidak pernah
mendapatkan perlakuan khusus, bahkan binatang peliharaan mereka jauh lebih
dikasihi oleh putrinya daripada dirinya sendiri.     

Di samping itu sering sekali dibentak dan dimaki oleh putri dan anak darah
dagingnya sendiri, kalau hal ini terjadi ia hanya bisa berdoa sambil
menangis di dlm kamarnya yang kecil di belakang dapur. Ia berdoa agar
Allah mau mengampuni kesalahan putrinya, ia berdoa agar hukuman tidak
dilimpahkan kepada putrinya, ia berdoa agar hukuman itu dilimpahkan saja
kepadanya, karena ia sangat menyayangi putrinya.

Setelah bekerja bertahun-tahun sebagai babu tanpa ada orang yang
mengetahui siapa dirinya dirumah tersebut, akhirnya ia menderita sakit dan
tidak bisa bekerja lagi. Mantunya merasa berhutang budi kepada pelayan
tuanya yang setia ini sehingga ia memberikan kesempatan untuk menjalankan
sisa hidupnya di rumah jompo. Puluhan tahun ia tidak bisa dan tidak boleh
bertemu lagi dengan putri kesayangannya.

Uang pensiun yang ia dapatkan selalu ia sisihkan dan tabung untuk
putrinya, dengan pemikiran siapa tahu pada suatu saat ia membutuhkan
bantuannya. Pada tahun lampau beberapa hari sebelum hari Idul Fitri, ia
jatuh sakit lagi, tetapi ini kali ia merasakan bahwa saatnya sudah tidak
lama lagi. Ia merasakan bahwa ajalnya sudah mendekat. Hanya satu keinginan
yang ia dambakan sebelum ia meninggal dunia, ialah untuk bisa bertemu dan
boleh melihat putrinya sekali lagi. Di samping itu ia ingin memberikan
seluruh uang simpanan yang ia telah kumpulkan selama hidupnya, sebagai
hadiah terakhir untuk putrinya.

Suhu diluaran telah mencapai 17 derajat di bawah nol dan saljupun turun
dengan lebatnya, jangankan manusia anjingpun pada saat ini tidak mau
keluar rumah lagi, karena di luaran sangat dingin, tetapi Nenek tua ini
tetap memaksakan diri untuk pergi ke rumah putrinya. Ia ingin betemu
dengan putrinya sekali lagi yang terakhir kali.

Dengan tubuh menggigil karena kedinginan, ia menunggu datangnya bus
berjam-jam di luaran. Ia harus dua kali ganti bus, karena jarak rumah
jompo tempat di mana ia tinggal letaknya jauh dari rumah putrinya. Suatu
perjalanan yang jauh dan tidak mudah bagi seorang nenek tua yang berada
dlm keadaan sakit.     

Setiba di rumah putrinya dlm keadaan lelah dan kedinginan ia mengetuk
rumah putrinya dan ternyata putrinya sendiri yang membukakan pintu rumah
gedong di mana putrinya tinggal.

Apakah ucapan selamat datang yang diucapkan putrinya? Apakah rasa bahagia
bertemu kembali dengan ibunya? Tidak! Bahkan ia ditegor: "Kamu sudah
bekerja di rumah kami puluhan tahun sebagai pembantu, apakah kamu tidak
tahu bahwa untuk pembantu ada pintu khusus, ialah pintu di belakang
rumah!" "Nak, Ibu datang bukannya untuk bertamu melainkan hanya ingin
memberikan hadiah Idul Fitri untukmu.

Ibu ingin melihat kamu sekali lagi, mungkin yang terakhir kalinya,
bolehkah saya masuk sebentar saja, karena di luaran dingin sekali dan
sedang turun salju. Ibu sudah tidak kuat lagi nak!" kata wanita tua itu.
"Maaf saya tidak ada waktu, di samping itu sebentar lagi kami akan
menerima tamu seorang pejabat tinggi, lain kali saja. Dan kalau lain kali
mau datang telepon dahulu, jangan sembarangan datang begitu saja!" ucapan
putrinya dengan nada kesal. Setelah itu pintu ditutup dengan keras. Ia
mengusir ibu kandungnya sendiri, seperti juga mengusir seorang pengemis.

Tidak ada rasa kasih, jangankan kasih, belas kasihanpun tidak ada. Setelah
beberapa saat kemudian bel rumah bunyi lagi, ternyata ada orang mau pinjam
telepon di rumah putrinya "Maaf Bu, mengganggu, bolehkah kami
pinjam,teleponnya sebentar untuk menelpon ke kantor polisi, sebab di
halte,bus di depan ada seorang nenek meninggal dunia, rupanya ia mati
kedinginan!" Wanita tua ini mati bukan hanya kedinginan jasmaniahnya saja,
tetapi juga perasaannya. Ia sangat mendambakan sekali kehangatan dari
kasih sayang putrinya yang tercinta yang tidak pernah ia dapatkan selama
hidupnya.

Seorang Ibu melahirkan dan membesarkan anaknya dengan penuh kasih sayang
tanpa mengharapkan pamrih apapun juga. Seorang Ibu bisa dan mampu
memberikan waktunya 24 jam sehari bagi anak-anaknya, tidak ada perkataan
siang maupun malam, tidak ada perkataan lelah ataupun tidak mungkin dan
ini 366 hari dlm setahun.

Seorang Ibu mendoakan dan mengingat anaknya tiap hari bahkan tiap menit
dan ini sepanjang masa. Bukan hanya setahun sekali saja pada hari-hari
tertentu. Kenapa kita baru bisa dan mau memberikan bunga maupun hadiah
kepada Ibu kita hanya pada waktu hari Ibu saja "Mother's Day" sedangkan di
hari-hari lainnya tidak pernah mengingatnya, boro-boro memberikan hadiah,
untuk menelpon saja kita tidak punya waktu.     

Kita akan bisa lebih membahagiakan Ibu kita apabila kita mau memberikan
sedikit waktu kita untuknya, waktu nilainya ada jauh lebih besar daripada
bunga maupun hadiah.

Renungkanlah: Kapan kita terakhir kali menelpon Ibu? Kapan kita terakhir
mengundang Ibu? Kapan terakhir kali kita mengajak Ibu jalan-jalan? Dan
kapan terakhir kali kita memberikan kecupan manis dengan ucapan terima
kasih kepada Ibu kita?

Dan kapankah kita terakhir kali berdoa untuk Ibu kita? Berikanlah kasih
sayang selama Ibu kita masih hidup, percuma kita memberikan bunga maupun
tangisan apabila Ibu telah tiada, karena Ibu tidak akan bisa melihatnya
lagi.     

Ya Allah,
Ampunilah Aku dan Kedua Orang Tuaku,
jadikanlah Aku anak yang berbakti kepada keduanya,
Amin ....

HIKMAH MENINGGALKAN CAKAP BOHONG

<img src="berbohong.jpg" alt="Hikmah meninggalkan cakap bohong">
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Luqman Hakim, menceritakan pada suatu hari ada seorang telah datang berjumpa dengan Rasulullah S.A.W. kerana hendak memeluk agama Islam. Sesudah mengucapkan dua kalimah syahadat, lelaki itu lalu berkata :
"Ya Rasulullah. Sebenarnya hamba ini selalu saja berbuat dosa dan payah hendak meninggalkannya." Maka Rasulullah menjawab : "Mahukah engkau berjanji bahwa engkau sanggup meninggalkan cakap bohong?"
"Ya, saya berjanji" jawab lelaki itu singkat. Selepas itu, dia pun pulanglah ke rumahnya.

Menurut riwayat, sebelum lelaki itu memeluk agama Islam, dia sangat terkenal sebagai seorang yang jahat. Kegemarannya hanyalah mencuri, berjudi dan meminum minuman keras. Maka setelah dia memeluk agama Islam, dia sedaya upaya untuk meninggalkan segala keburukan itu. Sebab itulah dia meminta nasihat dari Rasulullah S.A.W.

Dalam perjalanan pulang dari menemui Rasulullah S.A.W. lelaki itu berkata di dalam hatinya :
"Berat juga aku hendak meninggalkan apa yang dikehendaki oleh Rasulullah itu."

Maka setiap kali hatinya terdorong untuk berbuat jahat, hati kecilnya terus mengejek.
"Berani engkau berbuat jahat. Apakah jawapan kamu nanti apabila ditanya oleh Rasulullah. Sanggupkah engkau berbohong kepadanya" bisik hati kecil. Setiap kali dia berniat hendak berbuat jahat, maka dia teringat segala pesan Rasulullah S.A.W. dan setiap kali pulalah hatinya berkata :
"Kalau aku berbohong kepada Rasulullah bererti aku telah mengkhianati janjiku padanya. Sebaliknya jika aku bercakap benar berarti aku akan menerima hukuman sebagai orang Islam. Oh Tuhan....sesungguhnya di dalam pesanan Rasulullah itu terkandung sebuah hikmah yang sangat berharga."

Setelah dia berjuang dengan hawa nafsunya itu, akhirnya lelaki itu berjaya di dalam perjuangannya menentang kehendak nalurinya. Menurut hadis itu lagi, sejak dari hari itu bermula babak baru dalam hidupnya. Dia telah berhijrah dari kejahatan kepada kemuliaan hidup seperti yang digariskan oleh Rasulullah S.A.W. Hingga ke akhirnya dia telah berubah menjadi mukmin yang soleh dan mulia.

Sahabat bisa kah kita seperti itu.???

Etika Berpakaian dan Berhias

<img src="berhias.jpg alt="Etike berpakaian dan berhias">
Disunnatkan memakai pakaian baru, bagus dan bersih. Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda kepada salah seorang shahabatnya di saat beliau melihatnya mengenakan pakaian jelek : “Apabila Allah mengaruniakan kepadamu harta, maka tampakkanlah bekas ni`mat dan kemurahan-Nya itu pada dirimu.” (HR. Abu Daud dan dishahihkan oleh Al-Albani).

Pakaian harus menutup aurat, yaitu longgar tidak membentuk lekuk tubuh dan tebal tidak memperlihatkan apa yang ada di baliknya.


Pakaian laki-laki tidak boleh menyerupai pakaian perempuan atau sebaliknya. Karena hadits yang bersum-ber dari Ibnu Abbas Radhiallaahu ‘anhu ia menuturkan: “Rasulullah melaknat (mengutuk) kaum laki-laki yang menyerupai kaum wanita dan kaum wanita yang menyerupai kaum pria.” (HR. Al-Bukhari).

Tasyabbuh atau penyerupaan itu bisa dalam bentuk pakaian ataupun lainnya.

Pakaian tidak merupakan pakaian show (untuk ketenaran), karena Rasulullah Radhiallaahu ‘anhu telah bersabda: “Barang siapa yang mengenakan pakaian ketenaran di dunia niscaya Allah akan mengenakan padanya pakaian kehinaan di hari Kiamat.” ( HR. Ahmad, dinilai hasan oleh Al-Albani).

Pakaian tidak boleh ada gambar makhluk yang bernyawa atau gambar salib, karena hadits yang bersumber dari Aisyah Radhiallaahu ‘anha menyatakan bahwasanya beliau berkata: Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah membiarkan pakaian yang ada gambar salibnya melainkan Nabi menghapusnya”. (HR. Al-Bukhari dan Ahmad).

Laki-laki tidak boleh memakai emas dan kain sutera kecuali dalam keadaan terpaksa. Karena hadits yang bersumber dari Ali Radhiallaahu ‘anhu mengatakan, Sesungguhnya Nabi Allah Subhaanahu wa Ta’ala pernah membawa kain sutera di tangan kanannya dan emas di tangan kirinya, lalu beliau bersabda: Sesungguhnya dua jenis benda ini haram bagi kaum lelaki dariumatku”. (HR. Abu Daud dan dinilai shahih oleh Al-Albani).

Pakaian laki-laki tidak boleh panjang melebihi kedua mata kaki. Karena Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda : “Apa yang berada di bawah kedua mata kaki dari kain itu di dalam neraka” (HR. Al-Bukhari).

Adapun perempuan, maka seharusnya pakaiannya menu-tup seluruh badannya, termasuk kedua kakinya.Adalah haram hukumnya orang yang menyeret (meng-gusur) pakaiannya karena sombong dan bangga diri. Sebab ada hadits yang menyatakan : “Allah tidak akan memperhatikan di hari Kiamat kelak kepada orang yang menyeret kainnya karena sombong”. (Muttafaq’alaih).

Disunnatkan mendahulukan bagian yang kanan di dalam berpakaian atau lainnya. Aisyah Radhiallaahu ‘anha di dalam haditsnya berkata: “Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam suka bertayammun (memulai dengan yang kanan) di dalam segala perihalnya, ketika memakai sandal, menyisir rambut dan bersuci’. (Muttafaq’-alaih).

Disunnatkan kepada orang yang mengenakan pakaian baru membaca :“Segala puji bagi Allah yang telah menutupi aku dengan pakaian ini dan mengaruniakannya kepada-ku tanpa daya dan kekuatan dariku”. (HR. Abu Daud dan dinilai hasan oleh Al-Albani).

Disunnatkan memakai pakaian berwarna putih, katrena hadits mengatakan: “Pakaialah yang berwarna putih dari pakaianmu, karena yang putih itu adalah yang terbaik dari pakaian kamu …” (HR. Ahmad dan dinilah shahih oleh Albani).

Disunnatkan menggunakan farfum bagi laki-laki dan perempuan, kecuali bila keduanya dalam keadaan berihram untuk haji ataupun umrah, atau jika perempuan itu sedang berihdad (berkabung) atas kematian suaminya, atau jika ia berada di suatu tempat yang ada laki-laki asing (bukan mahramnya), karena larangannya shahih.

Haram bagi perempuan memasang tato, menipiskan bulu alis, memotong gigi supaya cantik dan menyambung rambut (bersanggul). Karena Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam di dalam haditsnya mengatakan: “Allah melaknat (mengutuk) wanita pemasang tato dan yang minta ditatoi, wanita yang menipiskan bulu alisnya dan yang meminta ditipiskan dan wanita yang meruncingkan giginya supaya kelihatan cantik, (mereka) mengubah ciptaan Allah”. Dan di dalam riwayat Imam Al-Bukhari disebutkan: “Allah melaknat wanita yang menyambung rambutnya”. (Muttafaq’alaih).

Enam Taubatnya Anggota Tubuh

<img src="taubat.png alt="Enam taubatnya anggota tubuh">
MENJAGA hati merupakan pekerjaan berat. Butuh kesungguhan dalam menghadapi godaan yang datang secara bertubi-tubi yang terkadang membuat kita terkapar menyerah dengan keadaan yang ada. Padahal, hati laksana mahkota dalam jiwa.

Hati, sebagaimana diungkap oleh Syaikh Abdullah bin Alwi Al-Haddad, adalah raja seluruh angota tubuh. Hati merupakan sumber akidah, akhlaq, niat yang tercela maupun terpuji. “Seseorang tidak akan memperoleh kebahagiaan di dunia dan akhirat kecuali sanggup menyucikan hatinya dari keburukan dan kehinaan serta menghiasinya dengan kebaikan dan keutamaan,” tulisnya.


Di sinilah, sekali lagi, pentingnya menata hati. Dalam diri kita, seperti menirukan sabda Nabi Muhammad SAW, “Ada segumpal daging. Jika dia baik maka baiklah seluruh tubuh ini dan jika dia buruk, maka buruklah seluruh tubuh, itu adalah hati.” (HR. Bukhari-Muslim).

Supaya tidak terjerumus dalam kubangan maksiat yang membuahkan penyesalan tiada terperihkan, ada baiknya kita melakukan langkah-langkah berikut ini.

Pertama, jangan memulai berbuat maksiat. Proses terjadinya maksiat diceritakan secara detail oleh Ibnu Qayyim. Katanya, “Lawanlah lintasan itu! Jika dibiarkan, ia akan menjadi fikrah (gagasan). Lawanlah fikrah itu! Jika tidak, ia akan menjadi syahwat. Perangilah syahwat itu! Jika tidak, ia akan menjadi `azimah (hasrat). Apabila ini juga tidak dilawan, ia akan berubah menjadi perbuatan. Dan jika perbuatan itu tidak Anda temukan lawannya maka ia akan menjadi kebiasaan, dan setelah itu sulit bagimu meninggalkannya.”

Sekecil apapun peluang maksiat, tutup segera. Membuka hati untuk maksiat sama saja mempersilakan diri kita dijarah oleh setan dan dosa. Sebuah maksiat akan melahirkan maksiat berikutnya. Demikian seterusnya, lambat laun ia menjadi sebuah tren dalam denyut kehidupan seseorang. Sehingga membutuhkan energi yang luar biasa untuk menghentikan luapan maksiat tersebut.

Kedua, menjernihkan hati. Hati yang jernih membuat kita lebih sensitif terhadap maksiat. Menjernihkan hati diawali dengan zuhud. Hidup zuhud bukan berarti lari dari dunia, menjauhi manusia. Tapi menjalani pola hidup dengan kebersahajaan, kesejajaran, tidak berlebihan, proposional, dan sesuai kebutuhan bukan yang selaras keinginan.

Ibrahim bin Adham ditanya oleh seseorang, “Bagaimana engkau mendapatkan zuhud?” Ibrahim menjawab, “Dengan tiga perkara: (1) Saya melihat keadaan kubur yang mengerikan sedang belum kudapati pelipur (2) Saya melihat sebuah jalan yang panjang sementara belum kumiliki bekal (3) Dan saya melihat Allah yang Maha Perkasa mengadili, padahal saya belum memiliki hujjah (argumentasi).”

Kejernihan hati menjadi sumber ketenteraman hidup. Tidak gusar dan gelisah atas apa yang tidak ada serta selalu bersyukur dengan apa yang ada. Sebaliknya, kegersangan hati sebagai akibat ketidakmampuan mengendalikan diri, membuat gerakan dan nafas tersenggal-senggal, terseok-seok tak tentu arah.

Ketiga, bertaubat. Tidak ada manusia suci selain para Nabi dan Rasul. Jika suatu saat kita melakukan maksiat baik disengaja ataupun tidak, solusinya adalah dengan bertaubat, memohon ampun kepada Allah. Inilah cara ketiga.

Taubat dari segala tindak tanduk maksiat, mulai anggota tubuh hingga ke dalam hati. Dzun Nun Al-Misri menjelaskan cara taubat secara menyeluruh. Ia berkata, “Setiap anggota tubuh manusia ada ‘jatah’ taubatnya:  (1) Taubatnya hati dengan berniat meninggalkan hal-hal yang dilarang (2) Taubatnya mata dengan menundukkan pandangan dari hal-hal yang haram (3) Taubatnya kedua tangan dengan meninggalkan penggunaan sesuatu yang bukan haknya (4) Taubatnya kedua kaki dengan meninggalkan usaha berjalan ke tempat-tempat yang membuat lalai kepada Allah (5) Taubatnya pendengaran dengan tidak menyimak kebatilan (6) Taubatnya kemaluan dengan berhenti berbuat keji.”

Tiga cara tersebut merupakan upaya mengorganisasikan kembali hatiku, hatimu, dan hati kita yang centang-perenang. Semoga…..MH

Sabtu, 13 April 2013

Kode Parse HTML

Parse HTML

Kode Parse Html Blog  : Masukkan kode html blog yang ingin anda parse atau dikonvert

Contoh  : <b style='color:red;'>Masukkan kode html blog yang ingin anda parse atau dikonvert</b>
Hasil   : &lt;b style=&#039;color:red;&#039;&gt;Masukkan kode html blog yang ingin anda parse atau dikonvert&lt;/b&gt;


Fitur pada edit HTML yang baru


Para official blogger kemarin-kemarin menambahkan fungsi yang baru di platform  blogger. Blogger pengembang telah memperkenalkan Editor Html Baru bagi pengguna blogger untuk menyesuaikan template tanpa mendapatkan kesalahan. Google bekerja terus-menerus pada dashboard blogger untuk meng-upgrade lebih dan lebih fitur tambahan.

Blogger platform membawa begitu banyak fitur tambahan pada tahun 2013. Sebagian besar dari anda mungkin telah mengamati bahwa beberapa hari lalu pengembang Blogger telah mengembangkan widget Kotak Pencarian Wikipedia untuk Blogger. Hari demi hari platform Blogger semakin poular saja karena fiturnya yang luar biasa yang telah dimiliki oleh Google. Ada jutaan orang yang menggunakan platform blogger karena begitu banyak fitur tambahan dan memiliki web hosting gratis.


Apa itu editor HTML  template blogger?

Sebenarnya ada dua editor html muncul di blogger dashboard satu khusus untuk menulis posting baru dan yang lainnya adalah untuk mengedit template. Dulu setiap kali kita masuk untuk mengedit template hanya akan kita hanya diberikan pilihan terbatas untuk mengedit, seperti  ekspansi widget (expand widget template). Tapi sekarang ada opsi tertentu yang tersedia di template editor HTML baru. Editor ini memberikan kita beberapa pilihan utama untuk kustomisasi template blogger.

Apa saja tampilan blogger editor HTML yang baru?

Ketika kita klik pada html editor Template ia akan menampilkan permukaan dengan alat (tool) yang luar biasa untuk kustomisasi template blogger. Dalam editor blogger baru ini  ada beberapa teknik pemrograman seperti barisan nomer, Kesalahan Sintaks yang disorot dan masih banyak lagi yang lainnya. Coba anda lihat gambar ilustrasi di bawah ini..

•     Permukaan tampilan editor HTML baru:

•     Pemberitahuan kesalahan pada Tag penutup yang di sorot

•    Menu widget dalam Editor

•     Dimana Expand Widget Template pada editor yang baru?
Sebenarnya tidak akan ada lagi pilihan expand widget template yang tersedia dalam template editor HTML baru. Sekarang expand widget template akan bekerja sama di pilihan Format template.  Sekarang kita memiliki beberapa alat dasar (basic tool) dalam editor seperti Simpan Template, Lompat ke widget, Edit template, pratinjau template, Kembalikan perubahan, format template dan Kembalikan template widget ke default.

 
Semoga bermanfa'at and keep blogging..!

Orig Source

Tampilan Baru 2013 Edit HTML Blogger

Di saat login dan akan mengedit Template, taarraaaa, ternyata ada perubahan pada tampilannya, pertama saya heran apakah ada yang salah sama blog saya, ternyata eh ternyata google sana google sini memang ada perubahan di tahun 2013 ini, dengan perubahannya yang lebih canggih lagi *opini gagaje, yang di lengkapi dengan warna-warni HTML template,jadi lebih menarik untuk di lihat.

<img src="tampilan baru edit html pada blogger.jpg" alt="Tampilan baru edit HTML pada blogger">

Tampilan baru 2013 Edit HTML Blogger/Blogspot saat ini terlihat seperti screenshot di atas. Dengan susunan dan wajah barunya, tampilan Edit HTML terlihat lebih keren , lebih mirip mengeedit menggunakan Notepad ++ *opini gagaje lagi.

Kaget was-was dan bingung hingga mata terus menuju pada tempilan itu. Struktur HTML yang tampil diawalnya berbeda dengan tampilan lama, selain itu juga tidak ditemukan adanya bagian expand widget templates. Navigasi yang hanya tampil di bagian atas seperti Back, Save Template, jump to widget, Edit Template, Preview template, revert widget template to default, revert changes dan Format Template.

Timbul rasa penasaran untnuk mencoba cari tau bagaimana cara mengedit template di tampilan baru 2013 Edit HTML Blogger/Blogspot ini, ternyata sepertinya memang dalam tampilan baru Edit HTML ini tidak ada satu kodepun yang hilang dari tampilan sebelumnya, hanya saja lebih dipersingkat. Dan memang dibutuhkan waktu untuk mempelajarinya agar bisa menyesuaikan dengan tampilan baru ini *lagi-lagi opini saya,,hee.

Untuk cara mengedit template di tampilan baru 2013 Edit HTML Blogger/Blogspot ini masih dalam tahap mempelajari, untuk tips dan tutorialnya mungkin bisa ditemukan di blog sobat-sobat yang lain yang mana membahas akan hal ini.

Demikian share tentang kekagetan saya akan tampilan baru ini, semoga bermanfaat.

Jumat, 12 April 2013

Cara Membuat Widget Translate Yang Keren di Blog

<img src="widget translate.png" alt="Cara membuat widget translate yang keren di blog">
Dipostingan Gagaje kali  ini, saya  akan coba share , lagi-lagi untuk para NEWBIE seperti Gagaje tentang bagaimana Cara Membuat Widget Translate atau Terjemah Yang Keren di Blog *itu sih menurut Gagaje. Sebenarnya Google juga telah menyediakan widget translate yang bisa dipakai untuk blog, tapi widget ini Gagaje  tidak mengambil dari google melainkan dari situs lain, seperti yang Kamu lihat di blog Gagaje.

Untuk caranya lihat ne step by step yang ada di bawah ini :

1.    Log in ke Blogger Kamu
2.    Pilih tata letak, lalu klik tambah gadget
3.    Pilih dan klik html/javascript
4.    Lalu masukan kode dibawah ini :


<!-- Begin TranslateThis Button -->

<div id="translate-this"><a style="width:180px;height:18px;display:block;" class="translate-this-button" href="http://www.translatecompany.com/">translate</a></div>

<script type="text/javascript" src="http://x.translateth.is/translate-this.js"></script>
<script type="text/javascript">
TranslateThis();
</script>

<!-- End TranslateThis Button -->

5.    Atau jika Kamu masih bingung, lihat aja langsung dari situsnya disini
6.    Simpan dan lihat hasilnya

Mudahkan bukan sobat, Selamat Mencoba dan semoga bermanfaat ya  .

Cara Membuat Artikel Terbaru atau Recent Post Bergambar di Blog

<img src="recent post.jpg" alt="Cara membuat artikel terbaru bergambar di blog">Tutorial kali ini saya tujukan buat Sobat yang masih Newbie seperti saya ini, pasti bingung, gimana sih cara membuat Artikel terbaru atau Recent post bergambar di blog, jika memang itu yang  Sobat mau dengan gambar dan judul yang tidak bergerak ,nah kali ini saya gagaje akan mempersembahkannya buat anda.
Check this out (Jiah bahasa apa itu) :

1.    Ok, yang pertama Log In ke Blogger Sobat
2.    Pilih Tata letak, lalu klik tambah Gadget, pilih disebelah mana Sobat mau, atas bawah kiri kanan, pokoknya ikutin kata hati sobat *jiahh,,emang kepercayaan pake kata hati.
3.    Cari HTML/Java Script lalu klik tanda (+)
4.    Masukan Kode ini di bawah judul

<script type="text/javaScript">
imgr = new Array();
imgr[0] = "http://photoserver.ws/images/xkRt4c7bf67561042.jpg";
imgr[1] = "http://photoserver.ws/images/xkRt4c7bf67561042.jpg";
imgr[2] = "http://photoserver.ws/images/xkRt4c7bf67561042.jpg";
imgr[3] = "http://photoserver.ws/images/xkRt4c7bf67561042.jpg";
imgr[4] = "http://photoserver.ws/images/xkRt4c7bf67561042.jpg";
showRandomImg = true;
boxwidth = 220;
cellspacing = 8;
borderColor = "";
bgTD = "#000000";
thumbwidth = 40;
thumbheight = 40;
fntsize = 12;
acolor = "#666";
aBold = false;
icon = " ";
text = "Komentar";
showPostDate = false;
summaryPost = 40;
summaryFontsize = 10;
summaryColor = "#666";
icon2 = " ";
numposts = 5 ;
home_page = "http://gagaje.blogspot.com/";
</script>
<script src="http://rhoedalismev2.googlecode.com/files/removeHtmlT.js" type="text/javascript"></script>


Keterangan :

•    Kode berwarna ungu adalah ukuran Sidebar, sesuaikan dengan ukuran Sidebar Sobat
•    Kode berwarna biru adalah ukuran huruf
•    Kode berwarna hijau adalah jumlah post yang ingin ditampilkan
•    Ganti Kode berwarna merah dengan alamat blog Sobat

Mudah bukan, itulah persembahan dari seorang NEWBIE, semoga bermanfaat :)