Kamis, 19 Februari 2015

Ternyata HP Jadul Masih Bisa Dijual dengan Harga Selangit

Perkembangan ponsel yang semakin canggih membuat kehadiran feature phone mulai tergusur. Bahkan keberadaan ponsel dengan layar minimalis ini pun sudah mulai langka. (Sumber)



Fenomena tersebut ternyata membuat beberapa harga feature phone meroket tinggi terutama dalam situs-situs jual beli daring (online).

Meski tidak banyak menawarkan fitur canggih layaknya smartphone, namun ponsel fitur ini lebih tahan lama dan memiliki daya baterai yang tinggi serta mudah dalam penggunaan.

Model klasik dari beberapa merek seperti Nokia, Ericsson dan Motorola berhasil meraih angka penawaran tinggi di e-bay dan beberapa situs lainnya.

"Di situs kami, harga feature phone yang ditawarkan dengan harga lebih dari 1.360 dolar dolar Amerika (Rp17,5 juta)," kata pemilik situs vintagemobile.fr, Djassem Haddad.

Dia menyebut bahwa tingginya harga ponsel tersebut karena sulit dicari serta ponsel tersebut merupakan ponsel edisi terbatas.

Toko online dari Perancis, Lekki yang juga menjual berbagai macam ponsel vintage menyebut bahwa kesederhanaan yang ditawarkan feature phone membuat manusia mampu hidup ke depan.

"Dengan banyaknya aplikasi online, media sosial dan surel membuat manusia menjadi bud*k dari teknologi," katanya.

Ada beberapa model yang banyak diincar oleh para pengguna smartphone yang ingin bernostalgia seperti Motorola StarTac 130 tahun 1998 yang dijual dengan harga 245 dolar dolar Amerika tau Rp3,2 juta.

Tidak hanya itu ponsel Nokia 8210 dengan layar monokrom dan tombol plastik dijual dengan harga 80 dolar atau Rp1 juta.

Sedangkan Nokia 8800 edisi gold dijual dengan 1.360 dolar dolar Amerika atau Rp17,5 juta dan versi biasa dijual dengan harga 337 dolar Amerika atau Rp4,3 juta. (Dailymail)

Sering Berhenti di Lampu Merah Percepat Kematian....??

Berhenti dan menunggu lampu merah merupakan rutinitas paling membosankan bagi pengemudi kendaraan bermotor. Terlebih jika berada di lampu merah yang lama. (Sumber)



Tujuan dibuat lampu merah sebenarnya baik, yakni mengatur arus lalu lintas agar lancar dan pejalan kaki bisa menyeberang dengan aman.

Namun tahukah Anda, bahwa berada lama di lampu merah membahayakan kesehatan. Masalahnya, saat berada lama di lampu merah, tanpa disadari, tubuh kita terpapar polusi udara tingkat tinggi.

Hal itu diungkapkan oleh para peneliti di University of Surrey di Inggris.

Seperti telah diketahui kendaraan bermotor mengeluarkan asap yang mengandung polutan nanopartikel berbahaya. Polutan tersebut memiliki andil merusak saluran pernapasan dan organ jantung.

Dalam penelitiannya, mereka menemukan persimpangan yang terdapat lampu lalu lintas memiliki tingkat polusi yang paling tinggi.

Meski 2 persen waktu perjalanan pengemudi dihabiskan melewati persimpangan, namun itu sudah cukup membuat pengemudi terpapar 25 persen partikel berbahaya.

Hal yang sama juga terjadi pada pejalan kaki yang melintas di persimpangan yang terdapat lampu merah.

Selain itu, para pengemudi kendaraan bermotor yang terlalu dekat dengan kendaraan di depannya juga berisiko terpapar partikel berbahaya dalam jumlah besar.

Peneliti juga menemukan bahwa konsentrasi partikel berbahaya 29 persen lebih tinggi di persimpangan lalu lintas yang macet dibandingkan dengan persimpangan yang lancar.

Pengemudi memang tidak bisa menghindari persimpangan jalan. Namun mereka disarankan untuk mencoba jalan alternatif yang lancar yang tidak terdapat banyak persimpangan dengan lampu merah.

Langkah pencegahan lainnya mungkin dengan menutup jendela mobil atau menjaga jarak dengan mobil di depan.

Sementara petugas pengatur lalu lintas mungkin bisa mengurangi waktu tunggu lampu merah atau mempertimbangkan manajemen lalu lintas lainnya seperti pembangunan flyover.

Organisasi Kesehatan Dunia mengaitkan polusi udara terhadap tujuh juta kematian prematur setiap tahun.

Polusi udara juga meningkatkan risiko bunuh diri di kalangan laki-laki paruh baya, menurut penelitian baru di Amerika Serikat.

Sebuah studi di AS menemukan bahwa lebih dari 1.500 orang bunuh diri di Salt Lake County, Utah. Kebanyakan dari mereka adalah laki-laki berusia antara 36 hingga 64 tahun. Mereka adalah yang paling rentan setelah menghirup asap yang dikeluarkan oleh pabrik dan mobil.

Paparan partikel polusi udara meningkatkan risiko bunuh diri sebanyak 6 persen.

Meski polusi tidak menyebabkan orang langsung bunuh diri, penelitian menyarankan mungkin karena berinteraksi dengan faktor-faktor lain, seperti depresi atau alergi, orang cenderung ingin bunuh diri.

(Ism, Sumber: Daily Mail)

Kisah Cinta Mahasiswi Cantik ini Bikin Dunia Terharu

Seorang gadis cantik rela meninggalkan bangku kuliah demi menikah dengan pria cacat setelah berkenalan secara online - meski hanya mengenalnya dalam tiga hari. (Sumber)



Mahasiswi cantik Xiao Dan, 22 tahun, berkenalan dengan Kong Chuang, 23 tahun, melalui aplikasi pesan singkat WeChat.

Xiao begitu terkesan dengan semangat hidup yang ditunjukkan Kong. Dia memutuskan untuk tidak melanjutkan kuliahnya agar bisa merawat pria tersebut.

"Kong tidak seperti teman-teman lain yang aku kenal saat online. Dia sosok yang menakjubkan dan kami sering chatting hingga larut malam," kata Xiao dikutip Dream.co.id dari laman Mirror.co.uk, Kamis 12 Februari 2015.

"Hari berikutnya kami ngobrol lagi dan aku memutuskan, meski harus meninggalkan kuliah, untuk menikah dengannya agar bisa merawatnya."

Xiao mengaku tidak menduga jika Kong cacat dan sedikit terkejut saat mengetahuinya.

Xiao bilang dia chatting dengan Kong karena pandai bermain piano dan wajahnya mirip selebriti asal Taiwan, Jay Cho.

Namun selama chatting dengan Kong, Xiao kagum dengan pandangan hidup Kong yang selalu optimis. Xiao juga merasa terinspirasi oleh tekad yang luar biasa dari Kong untuk berhasil, terlepas dari kondisi fisiknya.

Pasangan yang sedang dirundung asmara ini kini tinggal di rumah keluarga Kong di kota Guangzhou, Guangdong, Tiongkok.

Xiao mengatakan dia akan mencari pekerjaan dan pindah ke rumah mereka sendiri sehingga bisa merawat calon suaminya dengan baik.

"Aku tidak menganggap diriku optimistis. Aku hanya tahu kemana aku melangkah dan meraih apa yang aku inginkan," kata Kong.

Kong merasa sangat bahagia Xiao memilih dirinya sebagai suaminya.

"Aku sebenarnya tidak pantas untuknya. Tapi aku berjanji akan membuatnya terus bahagia."

Bonus Akhir Tahun ini Bikin Bengong Bro....Jarang dan Langka Banget

Para karyawan sebuah perusahaan teknologi informasi di Guangzhou, Provinsi Guangdong menerima bonus akhir tahun spesial pada 3 Februari lalu. Kaki mereka dibasuh oleh para manajer mereka. (Sumber)



Dikutip Dream.co.id dari laporan China News Service, Kamis 19 Februari 2015, pendiri perusahaan sekaligus CEO bermarga Jiao adalah salah satu eksekutif yang berkumpul di luar kantor perusahaan untuk membasuh kaki para karyawannya.

Jiao menjelaskan bahwa meskipun semua karyawan juga akan menerima bonus reguler yang diberikan tiap akhir tahun, dia ingin melakukan sesuatu yang istimewa untuk menunjukkan penghargaan atas kerja keras mereka.

"Jika tidak benar-benar menganggap karyawan sebagai keluarga, maka hal seperti ini tidak mungkin untuk dilakukan. Tetapi jika melihat mereka sebagai keluarga, maka membasuh dan membersihkan kaki mereka adalah hal yang sangat normal untuk dilakukan," kata Jiao.

Dalam budaya Cina, membasuh dan membersihkan kaki adalah cara untuk menunjukkan bakti atau rasa hormat kepada orang tua.

"Bos saya, yang merupakan salah satu orang penting perusahaan, berjongkok dan membasuh kaki saya. Saya merasa sangat gugup tapi juga sangat tersanjung," komentar salah satu programer perusahaan, Zhang Xian.

Ternyata Kantong Teh Celup Banyak Manfaatnya....Ini nih Manfaatnya...!!

Mudahnya menyeduh teh hangat. Masukkan satu kantong teh celup ke dalam cangkir Anda, tambahkan gula satu sendok, dan seduh dengan air panas. Anda dapat bersantai sambil menikmati secangkir teh hangat tersebut. (Sumber)



Namun, setelah minuman teh Anda habis, biasanya Anda akan membuang kantong teh tersebut ke tempat sampah.

Padahal kantong teh bekas Anda pakai masih dapat digunakan untuk beberapa hal yang bermanfaat.
Berikut ini tips memanfaatkan kantung teh bekas Anda:

1. Meredakan Mata Bengkak
Coba redakan mata Anda yang bengkak atau merah dengan kantung teh bekas. Caranya tempelkan kantung teh tersebut yang sebelumnya sudah direndam di dalam air dingin ke atas mata Anda yang tertutup. Mata Anda akan menjadi rileks.

2. Menghilangkan Bau Lemari
Teh dapat menyerap aroma bau pada lemari sepatu Anda. Letakkan beberapa kantong teh bekas pada sebuah piring/mangkuk, kemudian simpan di dalam lemari sepatu Anda.

3. Menjadi Pupuk
Daripada dibuang di tempat sampah, lebih baik Anda campurkan teh bekas ke tanah di pekarangan atau pot tanaman Anda. Teh dapat menjadi pupuk yang menyuburkan tanah Anda.

Rabu, 18 Februari 2015

Gokil....Jambret ini Gak Tahu Kalau Korban yang Dijambret Istrinya Sendiri

Gara-gara beristri dua, Jaelani (42), warga Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, menjambret wanita yang tak lain istrinya sendiri. Jaelani mengaku tidak tahu jika korbannya adalah istri keduanya yang bernama A'yunina. (Sumber)



Aksi penjambretan oleh Jaelani yang bekerja sebagai makelar sapi berlangsung di jalan raya pantura di Desa Karangperanti, Kecamatan Pajarakan, Rabu (18/2/2015). Saat itu, korban melintas di jalan Desa Karangperanti. Pelaku menghentikan korban, lalu menjambret istrinya itu. Tas itu berisi handphone dan uang. Dari peristiwa itu, korban langsung melaporkan ke Polsek Pajarakan.

Mendapat laporan itu, polisi langsung melakukan penyelidikan. Berdasarkan bukti dan para saksi, akhirnya pelaku ditangkap petugas di pasar hewan Kecamatan Maron.

"Awalnya, pelaku mengelak menjambret tas istrinya itu. Namun, dengan bukti yang kuat, akhirnya pelaku mengakui perbuatannya. Pelaku mengaku tidak tahu jika yang dijambret ternyata istrinya. Pelaku mengaku lagi butuh uang," kata Kanit Reskrim Polsek Pajarakan Ipda Slamet AL, Kamis (19/2/2015).

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dan kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Dekorasi Gubuk Tua ini Bikin Bengong....Keren Banget Bro...!!

Pernah bermimpi untuk tinggal di daerah gurun pasir? Panas tentunya. Namun, terik matahari yang menyengat tidak akan membunuh keindahan alam yang ditawarkan gurun pasir itu sendiri. (Sumber)



Uniknya, seorang seorang seniman asal Amerika Serikat membuat inovasi dengan mendekorasi ulang sebuah gubuk tua yang terletak di Gurun Joshua Tree, California, Amerika Serikat. Seniman Phillip K Smith III tersebut menciptakan instalasi cermin yang luar biasa seperti yang dilansir dari laman TheOpenMind, Kamis (19/2/2015).

Merenovasi sebuah gubuk terpencil dengan cermin yang dipasang secara horizontal dan bersilangan dengan kayu tua, pria tersebut berhasil memberikan sebuah keajaiban ilusi optik yang luar biasa memanjakan imajinasi.

Persinggungan cermin tersebut memunculkan efek layaknya rumah kaca yang penuh dengan trik menipu. Hal ini disebabkan oleh keadaan lingkungan gurun yang bisa memainkan efek pencahayaan.

"Proyek ini menceritakan bagaimana saat Anda masuk dan berhadapan dengan perubahan dari gurun. Jika Anda jalan perlahan dan menyesuaikan diri dengan gurun, malah proyek ini akan semakin terbuka untuk Anda," ucap Phillip.

Pantas saja, apabila Anda mencoba berdiri menghadap cermin dan tidak berkonsentrasi penuh, nampak bahwa Anda tidak benar-benar berhadapan dengan cermin tersebut. 

Permainan antara cermin dan pencahayaan tersebut bisa menjadi ide yang cukup menarik untuk desain rumah Anda.





Ini dia Batu Akik Legendaris yang Banyak Diburu oleh Kolektor

Akik dari Klawing, Purbalingga, Jawa Tengah banyak dicari orang. Salah satu yang paling dikenal yakni jenis batu naga sui. Batu ini merupakan ciri khas Sungai Klawing. (Sumber)



"Kalau sekarang semakin ramai, sudah mulai terkenal dan banyak orang dari Bogor hingga Bengkulu juga datang untuk mencari batu akik dari Klawing, biasanya yang dicari itu batu Naga Sui. Kata orang kalau batu naga sui itu hanya ada disungai klawing," kata Rosari Sita, pengrajin dan penjual batu akik Klawing yang ditemui Rabu (18/2/2015) di Jalan Pucung Rumbak, Bancar Purbalingga.

Menurut dia, banyaknya permintaan batu Klawing, saat ini para pengrajin sudah mulai kesulitan untuk mencari batu mentahan dari klawing. Kalau adapun harganya sudah mahal dan melambung dibanding dua bulan lalu.

"Kalau yang ada gambar bentuk naga itu bisa sampai ratusan juta, tapi masih berbentuk lempengan dan belum diproses. Kalau cuma bongkahan sekarang sudah sampai 1 juta, itupun kadang kita juga masih spekulasi di dalamnya itu polanya seperti apa, jadi untung-untungan. Tapi kalau sudah jadi cincin saya jualnya antara 100-1 juta tergantung polanya,” jelas dia yang bisa mempekerjakan 2-4 orang.

Salah satu warga Purbalingga mengaku bangga menggunakan batu akik asal sungai Klawing, dirinya juga mencari sendiri disungai untuk kemudian dibawnya ke pengrajin untuk di proses menjadi batu akik. 

"Seneng aja apalagi ini ciri khas purbalingga. Ini saya cari sendiri di sungai, dulu saya dapatkan ini dibawah tebung-tebing sungai, kemudian dibawa ke tukangnya (pengrajin), di rumah saya koleksi 9 klawing semuam terutama naga sui," kata warga Purbalingga yang sedang melihat-lihat koleksi batu akik di sentra pengrajin batu akik, Mulyoto.

Tiga Kota dengan Udara Terbersih di Indonesia

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melakukan penelitian terhadap kualitas udara 45 kota yang tersebar di seluruh Indonesia. Palembang, Tangerang Selatan dan Ambon muncul sebagai kota dengan kualitas udara terbaik dibanding kota yang lain. (Sumber)




"Masing-masing menjadi kota dengan kualitas udara terbaik di dalam kategorinya," kata Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), MR Karliansyah di Kantor Kementerian LHK, Jalan DI Panjaitan, Jakarta, Rabu (18/2/2015).

Kota Palembang menjadi kota metropolitan dengan kualitas udara terbaik dengan skor 78,5 mengalahkan 13 kota metropolitan lainnya. "Palembang merupakan salah satu kota yang paling peduli dengan lingkungan. Beberapa Perda terkait lingkunga dibuat dan diterapkan," ujarnya.

Peringkat kota metropolitan dengan udara terbersih berikutnya adalah Surabaya (75,87), Jakarta Pusat (70,27), Jakarta Selatan (69,11) dan Medan (68,92).

Untuk kategori kota besar, Tangerang Selatan (82,34) dinobatkan sebagai kota dengan kualitas udara terbersih. Tangsel diikuit oleh Pontianak (72,54), Balikpapan (71,63), Malang (67,79) dan Padang (65,08).

"Namun untuk Padang, Jambi dan Batam, memang nilainya sedikit terpengaruh oleh kebakaran hutan. Karena saat kita melakukan penelitian, kebakaran hutan sangat berdampak di tiga kota tersebut," terang Karliansyah.

Ambon menjadi juara untuk kualitas udara di kategori kota sedang dan kecil dengan nilai 77,58. Di peringkat selanjutnya diisi oleh Serang (74,95), Banda Aceh (72,78), Pangkal Pinang (72,01) dan Palu (71,18).

Unik.....Pria ini Siang Mengemis, Malamnya Kuliah Hukum

Ini kisah unik Shiv Singh. Pria berusia 48 tahun ini merupakan mahasiswa ilmu hukum di Universitas Rajasthan, Jaipur, India. Di samping itu, dia merupakan pengemis yang meminta-minta sedekah di jalanan dan rumah-rumah. (Sumber)



Dikutip Dream dari Daily Bhaskar, Rabu 18 Februari 2015, Shiv Singh telah membagi waktunya, antara mengemis dan menuntut ilmu. Sejak pagi hingga sore, dia mengemis. Menuntut ilmu dia lakoni mulai sore hingga malam.

Dia seolah sudah punya jadwal tetap. Kegiatan mengemis dilakoni sejak pagi hingga pukul tiga sore. Dia meminta-minta sedekah di jalanan, rumah-rumah penduduk, dan juga kuil. Namun, begitu jarum jam menunjuk pukul tiga sore, dia bergegas ke kampus dengan menenteng buku tua dan tas yang telah robek di beberapa bagian.

Menurut pegawai administrasi Universitas Rajasthan, Shiv Singh tak pernah bolos kuliah. Jika tak ada jam kuliah pada sore hari, dia biasanya duduk dan belajar di perpustakaan. Dosen dan teman-teman sekelasnya sulit mempercayai bahwa Shiv Singh merupakan mahasiswa sekaligus pengemis, karena hampir selalu terlihat di kampus.

Shiv Singh mengaku, terpaksa mengemis karena memiliki keluarga yang banyak. Dulu dia pernah kuliah di Kampus Pemerintah di Kota Gangapur. Orangtuanya membiayai kuliah dan menghidupi anggota keluarga yang banyak itu, hanya dari upah sebagai buruh. Inilah yang membuatnya harus mengemis.

Apesnya lagi, setelah kuliah di Kota Gangapur itu, Shiv Singh tak mendapatkan pekerjaan. Dia lantas menikah dan memiliki anak-anak. Namun tetap tak mendapatkan pekerjaan. Istri dan anak-anak yang dia kasihi pergi meninggalkannya sendirian, sehingga dia tak punya pilihan lain kecuali mengemis.

Dia mengaku, banyak orang mengejeknya karena sebagai pemuda dia mengemis dan tidak mencari pekerjaan lain. Namun faktanya, kata Shiv Singh, dia benar-benar tak mendapatkan pekerjaan, bahkan sekadar menjadi buruh sekalipun.

Suatu hari, dia melihat iklan kuliah hukum di koran. Dia kemudian mengisi formulir pendaftaran. Shiv Singh kemudian mulai menabung uang-uang yang dikumpulkan dari mengemis untuk biaya kuliah, termasuk membeli buku. Yang dia inginkan sekarang adalah, segera merampungkan kuliah hukum ini dan berharap bisa mendapat pekerjaan di pengadilan.