Minggu, 22 Februari 2015

Ribuan Warga Demo Gara-gara Film Kartun Berubah Jam Tayang

Sekitar 2.000 warga Bolivia menggelar unjuk rasa awal bulan ini. Bukan soal politik. Bukan pula masalah ekonomi. Demonstrasi itu dipicu oleh perubahan jam tayang film kartun “The Simpsons”. (Sumber)



Dikutip Dream dari New York Post, Minggu 22 Februari 2015, ribuan warga itu datang dari Kota La Paz, Santa Cruz, dan Cochabamba. Tiga kota utama Bolivia. Mereka menggelar long march di Ibukota Bolivia, La Paz.

Para demonstran itu kebanyakan diikuti oleh remaja dan pemuda. Mereka menuntut Unitel, jaringan televisi yang menayangkan “The Simpsons”, agar mengembalikan jam tayang ke jadwal semula.

Para demonstran itu mengenakan kostum-kostum unik. Menyerupai karakter-karakter dalam “The Simpsons”. Mereka bernyanyi menyuarakan tuntutan. Mereka bertahan di jalanan meski di bawah guyuran hujan.

Akhirnya, Unitel menyerah. Mereka menyatakan akan mengembalikan jam tayang kartun buatan Amerika Serikat itu ke jadwal semula. Selama dua jam penuh.

Menurut media setempat, demonstrasi ini merupakan unjuk rasa pertama yang dilakukan oleh para pemirsa televisi. Sebelumnya, tak ada aksi menentang perubahan jam tayang di televisi. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar